Komunitas Destiny 2 Rencanakan Aksi Server Slam Demi Tuntut Destiny 3
Rencana peluncuran pembaruan terakhir untuk Destiny 2 memicu reaksi keras dari komunitas pemain. Keputusan tersebut mengejutkan publik karena Bungie sebelumnya sempat menjanjikan kehadiran minimal dua ekspansi tambahan untuk game ini.
Langkah ini sekaligus menjadi titik akhir dari perjalanan panjang selama 13 tahun bagi jutaan penggemar yang mengikuti seri tersebut sejak game pertamanya dirilis. Seperti dilansir dari Gamebrott, pengumuman ini memancing gelombang respons emosional, mulai dari diskusi mendalam hingga aksi perlawanan dari para pemain.
Sejumlah pemain kini menyusun strategi untuk memprotes kebijakan tersebut dengan target merusak kestabilan server game. Aksi kolektif ini bertujuan mendesak pihak developer serta Sony selaku perusahaan induk agar bersedia memproduksi Destiny 3.
Gagasan perlawanan ini pertama kali muncul di forum subreddit Destiny 2 melalui pengguna bernama w1nds0r. Ia mengajak para pemain untuk melakukan aksi bersama yang disebut sebagai server slam, yaitu membanjiri server secara serentak.
Aksi membanjiri server ini dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni 2026, bertepatan dengan momen peluncuran update terakhir Destiny 2. Seluruh pemain diminta untuk masuk ke dalam game secara bersamaan pada waktu yang telah ditentukan.
Gerakan ini mengusung dua misi utama bagi komunitas. Misi pertama adalah memecahkan rekor jumlah pemain online yang saat ini dipegang oleh game Marathon, proyek fiksi ilmiah lain dari Bungie.
Misi kedua dari aksi ini adalah mengirimkan pesan terbuka kepada Sony bahwa keputusan menyudahi seri Destiny merupakan langkah yang keliru. Lonjakan pemain yang masif diharapkan menjadi bukti bahwa game ini masih diminati dan menguntungkan.
Hingga 31 Mei 2026, ajakan tersebut mendapatkan perhatian besar di platform Reddit. Unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 5.000 upvote dan memicu lebih dari seribu komentar dari para pengguna.
Ledakan Dukungan Melalui Petisi Destiny 3
Bentuk protes komunitas tidak hanya terbatas pada rencana aksi di dalam server. Para penggemar juga meluncurkan petisi daring yang menuntut pembuatan Destiny 3, dan gerakan ini langsung menjadi viral di internet.
Dalam durasi 7 jam sejak pertama kali dibuka, petisi tersebut langsung ditandatangani oleh lebih dari 24,000 orang. Jumlah dukungan terus melonjak tajam hingga melewati angka 300,000 tanda tangan dan diprediksi masih akan bertambah.
Meski mendapatkan dukungan masif, efektivitas dari gerakan protes ini masih belum bisa dipastikan. Kondisi internal Bungie saat ini dilaporkan sedang tidak stabil akibat bayang-bayang restrukturisasi perusahaan.
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran diperkirakan akan melanda studio setelah pembaruan terakhir Destiny 2 resmi dirilis. Manajemen Bungie nantinya bakal memfokuskan sisa tim yang bertahan untuk menggarap proyek Marathon secara penuh.