Bursa Saham AS Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan Nvidia

Share

Pasar saham Amerika Serikat melonjak tajam pada perdagangan Rabu setelah tekanan dari pasar obligasi mereda dan harga minyak mentah dunia mengalami penurunan signifikan.

Indeks S&P 500 naik 1,1 persen menjadi 7.432,97, sementara Nasdaq Composite menguat 1,5 persen ke level 26.270,36, dan Dow Jones Industrial Average melonjak 1,3 persen hingga menembus angka 50.009,35.

Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun turun menjadi 4,57 persen dari sebelumnya 4,67 persen, memberikan ruang pelonggaran bagi saham-saham sektor teknologi seperti Advanced Micro Devices yang melesat 8,1 persen dan Intel sebesar 7,4 persen.

Penurunan imbal hasil ini juga dipicu oleh kemerosotan harga minyak mentah Brent sebesar 5,6 persen ke posisi 105,02 dolar AS per barel setelah adanya sinyal kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran terkait jalur Selat Hormuz.

Selain sentimen makroekonomi, Wall Street fokus menanti laporan keuangan Nvidia yang menjadi tolok ukur utama permintaan teknologi kecerdasan buatan (AI) global.

Di sektor retail, saham TJX melonjak 5,7 persen setelah mencatatkan pertumbuhan laba yang melampaui estimasi para analis untuk kuartal pertama 2026.

"final stages"" ulas Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Perusahaan retail lain seperti Target melaporkan hasil kuartal pertama yang kuat namun sahamnya justru turun 3,9 persen akibat ekspektasi pasar yang sudah terlalu tinggi.

Sementara itu, jaringan restoran Red Robin Gourmet Burgers melonjak 18,2 persen dan Cava Group naik 3,1 persen menyusul laporan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan pasar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author