BRI Perluas Jaringan Money Changer Mendukung Transaksi Internasional

Share

Akses transaksi valuta asing yang resmi dan aman kini semakin diperluas bagi masyarakat serta pelaku usaha lintas negara. Langkah ini direalisasikan melalui optimalisasi jaringan gerai penukaran mata uang asing di berbagai lokasi strategis dengan mobilitas tinggi.

Kebutuhan terhadap layanan valas terus meningkat seiring tingginya aktivitas perjalanan internasional dan bisnis global. Fasilitas ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari wisatawan, pelaku usaha, pekerja migran, hingga mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz.

Melalui layanan terintegrasi ini, nasabah mendapatkan kepastian transaksi dengan kurs kompetitif yang sesuai dengan regulasi berlaku. Sistem perbankan yang melandasinya menjamin transparansi di setiap mekanisme penukaran.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa pengembangan layanan money changer merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan solusi transaksi valuta asing yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Pengembangan layanan ini merupakan wujud nyata BRI dalam mempermudah nasabah dengan menghadirkan solusi transaksi valas yang praktis tepat di titik keberangkatan maupun kedatangan. Melalui nilai tukar kompetitif dan standar layanan yang terjaga, BRI memberikan kepastian serta efisiensi bagi nasabah,” ujar Dhanny.

Faktor kemudahan akses menjadi fokus utama dalam memberikan kenyamanan bagi para nasabah. Oleh karena itu, penempatan fasilitas penukaran uang diprioritaskan pada titik-titik pusat transportasi internasional.

Saat ini, layanan tersebut menyediakan penukaran untuk 20 mata uang asing utama. Keberagaman opsi ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi masyarakat yang memiliki tujuan perjalanan ke berbagai belahan dunia.

Daftar mata uang yang dilayani meliputi United States Dollar (USD), Singapore Dollar (SGD), Euro (EUR), Australian Dollar (AUD), Great British Pound (GBP), Japanese Yen (JPY), Philippine Peso (PHP), New Zealand Dollar (NZD), Malaysian Ringgit (MYR), Korean Won (KRW), Hong Kong Dollar (HKD), Saudi Arabian Riyal (SAR), Thailand Baht (THB), New Taiwan Dollar (TWD), Vietnam Dong (VND), Chinese Yuan (CNY), Swiss Franc (CHF), Canadian Dollar (CAD), United Arab Emirates Dirham (AED), serta Brunei Dollar (BND).

Penyediaan layanan difokuskan pada gerbang utama keluar masuk pelaku perjalanan internasional untuk memperluas jangkauan operasional. Fasilitas ini telah berfungsi penuh di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, yang melayani jutaan pergerakan penumpang pesawat setiap tahun.

Ekspansi juga menjangkau Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali yang menjadi pintu gerbang utama kunjungan wisatawan mancanegara. Selain itu, layanan serupa tersedia di Bandara Juanda Surabaya demi mendukung mobilitas bisnis dan wisata ke luar negeri.

Tidak terbatas pada sektor udara, gerai penukaran valas ini juga hadir di Pelabuhan Bandar Bintan Telani, Bintan, yang menjadi akses masuk pelancong dari kawasan Asia Tenggara. Wilayah perbatasan darat turut diperkuat melalui kehadiran fasilitas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Nusa Tenggara Timur.Masyarakat yang berada jauh dari pusat transportasi internasional tetap dapat menikmati layanan ini melalui jaringan kantor kerja yang tersebar luas di berbagai daerah. Sistem interkoneksi ini mempermudah nasabah memperoleh layanan valas resmi tanpa hambatan geografis.

Keberadaan ekosistem transaksi yang inklusif ini diharapkan mampu mendorong kelancaran aktivitas ekonomi individu maupun korporasi. Kemudahan akses valas juga menjadi stimulus positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata serta perdagangan global.

Dhanny menegaskan bahwa seluruh transaksi yang dilakukan melalui BRI Money Changer mengedepankan aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Melalui layanan money changer yang kami hadirkan, BRI memastikan seluruh transaksi valuta asing dapat dilakukan secara resmi, aman, dan terintegrasi dengan sistem perbankan. Kehadiran layanan tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di berbagai titik dengan aktivitas lintas negara yang tinggi,” pungkas Dhanny.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author