FIFA Menjatuhkan Sanksi Larangan Transfer Pemain kepada Persib dan PSM

Share

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menjatuhkan sanksi larangan mendaftarkan pemain baru kepada juara bertahan Super League 2025/2026 Persib Bandung mulai Jumat (29/5/2026).

Hukuman administratif bermasalah tersebut juga melanda klub Liga 1 lainnya, PSM Makassar, yang telah menerima enam kali sanksi serupa di sepanjang musim kompetisi.

Dilansir dari Warta Ekonomi dan Radar Bandung, status hukuman untuk Persib Bandung tertulis dengan keterangan "Until Lifted" atau tanpa batasan waktu tertentu.

Sanksi mencakup pendaftaran pemain baru lokal maupun asing untuk tim putra di level senior hingga kelompok usia muda, namun tidak berdampak pada pemain yang sudah terikat atau memperpanjang kontrak.

Kendati detail kasus hukum belum diumumkan secara resmi, Persib Bandung tercatat pernah bersengketa dengan mantan pelatih Luis Milla yang berujung pada penolakan gugatan oleh CAS pada Februari 2025.

Lembaga arbitrase olahraga tersebut mewajibkan manajemen Maung Bandung membayar sisa kontrak pelatih asal Spanyol itu sebesar Rp374 juta.

Sementara itu, berdasarkan pemberitaan Herald ID, PSM Makassar mendapatkan sanksi keenam mereka dari FIFA pada 22 Mei 2026 berupa larangan transfer selama tiga periode akibat krisis finansial.

Rentetan hukuman bagi Pasukan Ramang dimulai sejak 8 Oktober 2025 terkait sengketa finansial dengan mantan pelatih Bernardo Tavares yang kemudian memilih hengkang di tengah kompetisi.

FIFA berturut-turut menghukum PSM pada 9 Januari 2026 atas laporan mantan pemain asing Lucas Dias, serta pada 29 Januari 2026 setelah manajemen merekrut striker Luka Cumic.

Krisis internal klub asal Sulawesi Selatan tersebut berlanjut dengan sanksi keempat pada 9 Maret 2026 akibat masalah kontrak pelatih Tomas Trucha, disusul sanksi kelima pada 20 Maret 2026 terkait akumulasi tunggakan gaji sejumlah pemain asing.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author