Luka Modric Berencana Pensiun Setelah Piala Dunia 2026

Share

Gelandang AC Milan, Luka Modric, dilaporkan telah mengambil keputusan untuk pensiun dari sepak bola profesional setelah memperkuat tim nasional Kroasia pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang.

Langkah besar ini diambil setelah AC Milan dipastikan gagal menembus kompetisi Liga Champions Eropa menyusul kekalahan dari Cagliari pada laga kandang terakhir di kompetisi Serie A.

Menurut laporan jurnalis Nicolo Schira yang dilansir OneFootball, kegagalan AC Milan tersebut sangat memengaruhi kondisi emosional Modric dan memicu keputusan pensiun sang pemain berusia 40 tahun itu.

Krisis internal di tubuh AC Milan turut mempercepat keputusan ini, di mana manajemen mendadak memecat pelatih Massimiliano Allegri, Direktur Olahraga Igli Tare, Direktur Teknis Geoffrey Moncada, dan CEO Giorgio Furlani.

Padahal, Modric awalnya berniat mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak otomatis selama satu tahun dengan Rossoneri jika mereka berhasil finis di zona Liga Champions.

Selama membela AC Milan, pemenang Ballon d'Or 2018 ini tampil sebanyak 35 kali, mencetak dua gol, serta memberikan tiga assist sebelum akhirnya mengalami cedera patah tulang pipi saat melawan Juventus.

Kini, manajemen AC Milan yang dipimpin oleh Zlatan Ibrahimovic dan pemilik klub, Gerry Cardinale, sedang berupaya keras untuk merayu kapten timnas Kroasia tersebut agar membatalkan niatnya dan bertahan satu musim lagi.

Jurnalis Sky Sport 24, Gianluca Di Marzio, mengonfirmasi adanya upaya dari pihak klub untuk mempertahankan sang maestro lini tengah.

“I know that Milan is trying to convince Modrić to continue for a little longer, especially Ibra himself. If Allegri had stayed, I think he would have decided to continue. Now he is deciding what to do, and in order to decide he also wants to understand whose hands the club will end up in: he wants to know who the coach and the sporting director will be.” kata Di Marzio.

Modric menganggap wajar jika dirinya membutuhkan kejelasan mengenai struktur kepelatihan dan manajemen baru sebelum menentukan masa depan.

“I think that is legitimate on his part, considering the career he has had and everything he has won, to understand who he will have to work with.” lanjut Di Marzio.

Di sisi lain, harian olahraga Italia Tuttosport melaporkan bahwa Real Madrid siap menyambut kembali mantan pemainnya itu untuk mengisi jabatan struktural di jajaran manajemen atau departemen olahraga.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, sebelumnya telah berjanji bahwa pintu klub raksasa Spanyol tersebut akan selalu terbuka lebar bagi Modric dalam peran apa pun setelah sang pemain gantung sepatu.

Jika kembali ke Santiago Bernabeu, Modric berpotensi menempati posisi kepemimpinan atau penasihat bersama Jose Mourinho, yang dikabarkan akan memimpin departemen olahraga Los Blancos.

Langkah ini serupa dengan rencana Real Madrid yang juga ingin memulangkan Toni Kroos sebagai penasihat guna memberikan masukan terkait transfer pemain dan situasi ruang ganti.

Modric sendiri dilaporkan telah menolak tawaran uang besar dari klub-klub Major League Soccer (MLS) maupun Saudi Pro League demi menjaga integritas akhir kariernya.

Fokus utama pemain yang mencatatkan 196 penampilan bersama negaranya tersebut kini sepenuhnya tertuju pada persiapan memimpin Kroasia di Piala Dunia kelimanya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author