Como 1907 Raih Tiket Liga Champions Usai Finis Peringkat Keempat

Share

Klub Liga Italia Como 1907 berhasil memastikan kelolosan perdana ke ajang Liga Champions setelah mengakhiri kompetisi musim 2025-2026 di peringkat keempat klasemen akhir. Keberhasilan mencetak sejarah baru ini membuat pelatih kepala Cesc Fabregas mendapatkan sanjungan luar biasa dari internal manajemen klub.

Skuad asuhan eks gelandang Barcelona tersebut menempati posisi empat besar dengan melangkahi dua tim raksasa tradisional, AC Milan dan Juventus, yang finis di urutan kelima serta keenam. Pencapaian ini diraih setelah Fabregas resmi memegang kendali utama tim sebagai peramu strategi sejak Juli 2024.

Perjalanan juru taktik berusia 39 tahun tersebut bermula dari menangani tim I Lariani U-19 pada Juli 2023, menjadi pelatih interim, hingga menjabat asisten pelatih Osian Roberts. Pada musim debutnya di kancah tertinggi (2024-2025), tim milik Hartono Bersaudara ini mengejutkan publik dengan finis di urutan ke-10.

Keberhasilan menyulap tim yang tujuh tahun lalu masih berkutat di Serie D menjadi kekuatan baru membuat Direktur Olahraga Como 1907, Carlalberto Ludi, memberikan pujian tinggi kepada Fabregas. Manajemen klub menilai sang pelatih memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang sangat istimewa di dalam tim.

"Menurut saya, Cesc Fabregas adalah pelatih terbaik di dunia," ucap Ludi, dikutip dari TuttoMercatoWeb.

Manajemen klub mengagumi cara kerja mantan anak asuh Arsene Wenger dan Pep Guardiola tersebut dalam memimpin Nico Paz dan kawan-kawan di Stadion Giuseppe Sinigaglia.

"Jika ada yang lebih baik, tunjukkan pada saya. Saya tidak bisa membayangkan seperti apa dia. Kalian semua bisa lihat cara dia bermain, cara dia berkomunikasi," ujar Ludi.

Direktur Olahraga Como 1907 tersebut juga menggarisbawahi sisi kepemimpinan Fabregas yang jarang terlihat oleh publik di luar lapangan pertandingan.

"Yang tidak kalian lihat adalah aspek lain: kemampuannya mendengarkan orang-orang yang dia percayai, membandingkan pendapat semua orang, lalu memilih jalan yang menurutnya terbaik," kata Ludi.

Ludi menegaskan bahwa kapabilitas sang juru taktik dalam mengambil keputusan krusial menjadi kunci sukses transformasi klub.

"Dia selalu membuat pilihan yang tepat. Itu adalah sikap yang benar-benar istimewa," pungkas Ludi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author