Mariano Peralta Jadi Buruan Utama Klub BRI Super League Jelang Musim Baru
Bintang Borneo FC, Mariano Peralta, kini menjadi pusat perhatian meskipun kompetisi BRI Super League 2025/2026 telah usai. Pemain asal Argentina tersebut menjadi sosok yang paling diburu menjelang dibukanya jendela transfer musim baru 2026/2027.
Seperti dikutip dari Bola, Mariano Peralta tampil sangat memukau sepanjang musim kompetisi BRI Super League 2025/2026. Ia sukses menjadi motor serangan tim Pesut Etam dalam persaingan memperebutkan takhta juara, walau akhirnya harus merelakan gelar tersebut kepada Persib Bandung.
Borneo FC sebenarnya memberikan perlawanan yang sangat sengit kepada Maung Bandung. Pasukan Samarinda ini bahkan mampu menang telak dengan skor 7-1 atas Malut United pada laga pamungkas BRI Super League 2025/2026, sementara Persib ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara.
Kendati mengemas jumlah poin yang sama dan memiliki selisih gol yang jauh lebih impresif, Borneo FC harus puas menyandang status runner-up. Gelar juara resmi menjadi milik Persib Bandung karena regulasi kompetisi mengutamakan rekor pertemuan atau head to head ketika ada tim dengan poin kembar.
Pada musim ini, Borneo FC tercatat kalah agregat 2-4 dari Persib Bandung. Pesut Etam menelan kekalahan 1-3 saat bertandang ke Bandung dan hanya mampu bermain imbang 1-1 ketika menjamu rivalnya di Samarinda.
Walaupun gagal membawa Borneo FC merengkuh trofi juara untuk pertama kali dalam sejarah klub, performa individu Mariano Peralta tetap mendapat apresiasi tinggi. Penyerang sayap berpaspor Argentina ini tampil meledak pada musim keduanya di Indonesia.
Peralta menjelma sebagai roh dari skema ofensif yang diterapkan Borneo FC. Pemain berusia 28 tahun tersebut sukses membukukan 20 gol dan 14 assist dari total 34 pertandingan, yang menandakan bahwa ia tidak pernah absen sekali pun sepanjang musim.
Statistik performanya di lapangan tergolong sangat luar biasa. Secara rata-rata, Peralta mampu melesakkan 0,5 gol serta mengarsiteki 0,4 assist dalam setiap laga yang dimainkannya.
Merujuk data dari laman Football Database, mantan pemain San Lorenzo ini mencatatkan kontribusi gol berdampak yang mencapai angka 65 persen. Selain itu, ia juga membukukan persentase assist berdampak sebesar 54 persen.
Berkat kontribusi masif tersebut, Peralta dinobatkan sebagai pemain terbaik BRI Super League 2025/2026. Penghargaan individu bergengsi ini menjadi ganjaran setimpal atas performa konsistennya dengan total durasi bermain mencapai 3.035 minute.
Rumor Transfer Menuju Persija dan Persib
Rapor mengkilap yang diukir Mariano Peralta langsung memantik ketertarikan dari sejumlah klub papan atas. Rumor yang berembus kencang menyebutkan bahwa pemain bertinggi badan ideal ini tengah dibidik oleh Persija Jakarta.
Tim Macan Kemayoran kabarnya memproyeksikan Peralta sebagai suksesor Maxwell Souza yang diisukan segera angkat kaki. Namun, Persija tidak sendirian karena sang juara bertahan, Persib Bandung, juga dilaporkan siap menampung Peralta untuk menambah daya dobrak mereka.
Masa bakti Peralta bersama Borneo FC dilaporkan bakal kedaluwarsa pada 16 Juni 2025. Hingga saat ini, manajemen Pesut Etam terpantau belum memberikan tanda-tanda terkait penawaran perpanjangan kontrak baru untuk sang pemain.
Kondisi ini dipastikan bakal membuat tensi persaingan antarklub di lantai bursa transfer mendatang semakin memanas demi mengamankan tanda tangan sang penyerang sayap.
Isyarat Melalui Pesan Misterius di Media Sosial
Di tengah spekulasi yang berkembang, Mariano Peralta mengunggah sebuah pesan melalui akun Instagram pribadinya, @marianoperalta.9, pada Kamis (28/5/2026). Kalimat yang ditulisnya mengundang tanda tanya mengenai kelanjutan kariernya.
Peralta menyatakan keinginannya untuk beristirahat terlebih dahulu setelah melewati musim kompetisi yang panjang. Ia juga belum mengetok palu apakah akan bertahan di Samarinda atau memilih pelabuhan baru untuk musim depan.
"Satu musim lagi telah berakhir. Terima kasih kepada semua yang ada di sampingku kali ini, tanpa kalian tidak ada yang saya capai secara pribadi," tulis Mariano Peralta.
"Saatnya beristirahat, berhenti, dan kemudian aku akan melihat apa yang terjadi dengan masa depanku," jelas pemain asal Argentina berusia 28 tahun ini.