Umat Islam Masuki Puasa Dzulhijjah Hari Keempat pada 21 Mei 2026

Share

Umat Islam memasuki hari keempat puasa sunnah Dzulhijjah 1447 H pada Kamis, 21 Mei 2026, yang menjadi kesempatan untuk meraih keutamaan besar di bulan mulia ini.

Ibadah sunnah ini dianjurkan selama sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, yang meliputi puasa tanggal 1 hingga 7, puasa Tarwiyah pada tanggal 8, dan puasa Arafah pada tanggal 9.

Pelafalan niat puasa Dzulhijjah hari keempat dapat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum masuk waktu subuh tiba.

Berikut adalah bacaan niatnya sebagaimana dikutip dari laman Nahdlatul Ulama Lumajang:

"Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta'ala."

Apabila seorang muslim lupa melafalkannya pada malam hari, bacaan niat masih diperbolehkan untuk dibaca pada siang hari sebelum matahari tergelincir atau waktu zuhur tiba.

Ketentuan tersebut berlaku dengan syarat orang yang bersangkutan belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar.

Menukil laman Nahdlatul Ulama Lumajang, bacaan niat pada siang hari memiliki lafal dan arti yang sama.

"Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta'ala."

Ibadah ini memiliki fadhilah yang sangat besar karena dilaksanakan pada hari-hari yang istimewa dalam pandangan Islam.

Ganjaran bagi orang yang berpuasa satu hari di bulan ini disebut setara dengan melaksanakan puasa selama satu tahun penuh.

Penjelasan mengenai keutamaan tersebut termaktub dalam buku Fiqih Puasa karya M Hasyim Ritongga yang menyitir hadits riwayat Imam At-Tirmidzi.

"Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Nafi' Al Bashri telah menceritakan kepada kami Mas'ud bin Washil dari Nahhas bin Qahm dari Qatadah dari Sa'id bin Al Musayyib dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan setahun berpuasa dan satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar".

Selain keutamaan umum tersebut, setiap hari dalam sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah juga memiliki sejarah dan fadhilah tersendiri.

Berdasarkan riwayat Ibnu Abbas, hari keempat bulan Dzulhijjah diyakini merupakan hari kelahiran Nabi Isa AS.

Umat Islam yang menjalankan puasa pada hari keempat tersebut dipercaya akan dijauhkan dari kesusahan maupun kemiskinan, serta dihimpun bersama orang-orang mulia di akhirat kelak.

Jadwal Puasa Sunnah Dzulhijjah 1447 H
Hari Puasa Tanggal Hijriah Tanggal Masehi
Hari ke-1 1 Dzulhijjah 1447 H 18 Mei 2026 M
Hari ke-2 2 Dzulhijjah 1447 H 19 Mei 2026 M
Hari ke-3 3 Dzulhijjah 1447 H 20 Mei 2026 M
Hari ke-4 4 Dzulhijjah 1447 H 21 Mei 2026 M
Hari ke-5 5 Dzulhijjah 1447 H 22 Mei 2026 M
Hari ke-6 6 Dzulhijjah 1447 H 23 Mei 2026 M
Hari ke-7 7 Dzulhijjah 1447 H 24 Mei 2026 M

Rangkaian ibadah sunnah ini kemudian akan dilanjutkan dengan puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author