Menteri ESDM Tawarkan Pembangunan 7 PLTS Melalui Tender IPP
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan rencana pelibatan perusahaan pembangkit listrik swasta (IPP) dalam pembangunan tujuh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang siap melalui proses tender.
Menurut Bahlil, proyek ini merupakan bagian dari program PLTS 100 GWp yang akan dikebut dalam tiga tahun ke depan dan pada tahap awal dilakukan groundbreaking 14 PLTS dengan kapasitas total 5,3 GWp di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.
"Tim yang akan melakukan tender nantinya sesuai dengan arah Pak Presiden kami laporkan bahwa ini yang pertama adalah kita dorong IPP," ujar Bahlil dalam acara peluncuran program PLTS 100 GWp, Selasa (25/8/2026), dilansir dari Detik Finance.
Bahlil menegaskan bahwa proyek PLTS akan diberikan kepada IPP jika mereka menawarkan harga yang kompetitif. Namun, jika tidak ada yang berminat atau harga tidak kompetitif, pemerintah akan mengambil alih pengerjaan melalui Danantara dengan pembiayaan yang efisien dan sesuai arahan Presiden.
"Kalau harganya kompetitif kita kasih IPP. Kalau tidak kompetitif dan tidak ada yang mau maka kita akan ambil alih untuk dikerjakan oleh pemerintah lewat danantara dengan pembiayaan yang sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden yang efisien, efektif dan terjangkau," ujar Bahlil.
Pada hari peluncuran, Bahlil menambahkan bahwa groundbreaking dilakukan untuk PLTS dengan kapasitas 5,3 gigawatt, dan di Bali akan ada proyek 1.000 megawatt plus baterai sebagai bagian dari program tersebut.