Wes Streeting Mundur dari Kabinet akibat Kegagalan Partai Labour
Mantan Menteri Kabinet Bayangan Wes Streeting menyatakan pengunduran dirinya karena Partai Labour dinilai sedang kalah dalam pertempuran melawan arus nasionalisme. Pernyataan tersebut disampaikan melalui pidato yang menyerupai pembukaan kampanye kepemimpinan pada Rabu, 20 Mei 2026, waktu setempat.
Kritik tajam diarahkan kepada kepemimpinan Keir Starmer yang dianggap membawa partai dalam kondisi mandek setelah hasil buruk pada pemilu lokal. Melalui surat pengunduran dirinya, Streeting menyebut tidak terhormat untuk tetap bertahan di kabinet setelah kehilangan kepercayaan pada Perdana Menteri.
Kondisi generasi muda di Inggris digambarkan sedang dikhianati oleh sistem politik akibat beban ekonomi dan paparan media sosial. Streeting menilai negara gagal memberikan perlindungan terhadap masa depan generasi tersebut.
"And how did Britain repay [young people for their sacrifice during Covid]? By short changing them on their education, layering on debt, making it harder to get on the housing ladder. Failing to protect them from the AI jobs apocalypse. This generation is the first left totally exposed to the time sucking algorithms and perils of social media. The education secretary and I have raised our concerns about the impact of this on their learning and their wellbeing. I also wonder what it is doing to their sense of connection with community and country." ujar Wes Streeting, Anggota Parlemen.
Hilangnya kontrak sosial di tengah masyarakat juga disorot akibat lonjakan harga properti yang tidak lagi terjangkau oleh pendapatan rata-rata pekerja. Hal ini membuat jutaan anak muda kehilangan jalur menuju kepemilikan rumah yang aman.
"Patriotism isn’t a lecture the old deliver to the young. It’s a relationship. For generations, Britain understood that relationship as a social contract. You work hard, you play by the rules, you contribute to society, and in return you can build a decent life, a secure job, home of your own, a family if you want one, and the hope and conviction that your children will do better than you did. A generation ago the average home cost around four times average earnings. In many parts of Britain today it is eight, 10, even 12 times earnings. Private rents consume vast proportions of household income. Millions of young people who work hard and do the right thing cannot see a path to home ownership or security." cetus Wes Streeting, Anggota Parlemen.
Di sisi lain, perdebatan mengenai paket sanksi baru terhadap Rusia turut memicu ketegangan di parlemen. Kemi Badenoch meluncurkan kritik maksimalis yang menuduh pemerintah menyetujui penjualan yang mendanai upaya perang Rusia.
"It’s not playing politics. It’s speaking up for the people who are out there. The fact is, more people are buying Russian oil because British oil isn’t being drilled. He’s sanctioning British oil, but not Russian oil. And he should be ashamed." kata Kemi Badenoch, Anggota Parlemen Partai Konservatif.
Keir Starmer menolak klaim tersebut dengan argumen bahwa kebijakan tersebut bukan merupakan pelonggaran sanksi yang sudah berjalan. Perdana Menteri menyatakan bahwa Badenoch keliru menafsirkan situasi pengeboran di Laut Utara.