Gempa 6,8 M di Kumamoto Picu Pembatalan 174.000 Pemesanan Hotel di Jepang

Share

Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,8 mengguncang wilayah Kumamoto, Jepang, pada Selasa, 28 Juli 2026, memicu pembatalan ribuan pemesanan akomodasi di wilayah barat daya Jepang.

Menurut data yang dihimpun Kyodo News dan dilansir pada Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar 174.000 pemesanan hotel dan ryokan dibatalkan di enam prefektur di luar pusat gempa.

Mayoritas pembatalan terjadi karena kekhawatiran gangguan transportasi serta potensi gempa susulan, yang menyebabkan kerusakan reputasi wilayah tersebut meski kerusakan struktural hanya terbatas di sebagian Prefektur Kumamoto.

Lonjakan pembatalan juga tercatat di kawasan wisata populer Aso yang berada di luar zona bencana utama di Kumamoto.

Pemerintah merespons dengan rencana peluncuran program subsidi untuk biaya akomodasi dan perjalanan wisata di tujuh prefektur Kyushu, yang akan difinalisasi pada akhir Agustus.

Nilai total pembatalan pemesanan mencapai sekitar Yen 670 juta atau setara Rp 74 miliar, dengan data untuk Miyazaki dan Kagoshima tidak tersedia karena tidak melaporkan nilai pembatalan.

Hingga 6 Agustus, Prefektur Kumamoto mencatat 146.470 pembatalan dengan nilai sekitar Yen 2,06 miliar atau Rp 229 miliar.

Data ini dihimpun dari asosiasi hotel dan ryokan setempat, sementara Kagoshima mengeluarkan angka pembatalan berdasarkan survei mandiri kepada Kyodo News.

Kagoshima mencatat jumlah pembatalan tertinggi dengan 111.749 kasus pada 7 Agustus, yang sebagian besar disebabkan gangguan Jalan Tol Kyushu dan layanan kereta cepat Kyushu Shinkansen yang menghubungkan Kumamoto dan Kagoshima.

Maraknya paket perjalanan yang mencakup Kumamoto dan Kagoshima juga diduga berkontribusi pada tingginya pembatalan di Kagoshima, meski kerusakan di wilayah tersebut relatif minim.

Prefektur Fukuoka melaporkan 28.000 pembatalan, Nagasaki 14.259, Miyazaki 11.357, Oita 7.810, dan Saga 1.820 pembatalan, dengan pembatalan rata-rata terjadi satu hingga dua minggu pascagempa.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 terjadi sekitar pukul 16.27 pada 28 Juli, dengan intensitas seismik "5-atas" di sebagian wilayah Nagasaki dan Kagoshima, namun tidak menimbulkan kerusakan besar.

Beberapa ruas Jalan Tol Kyushu ditutup lebih dari dua minggu dan layanan Shinkansen Kyushu masih dihentikan di beberapa bagian akibat gempa.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: gempa Jepang Wisata
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author