Jamal Musiala Tumbang Akibat Perubahan Pengobatan Saraf
Gelandang Bayern Munich Jamal Musiala mengalami kolaps sebanyak dua kali saat membela timnya dalam laga persahabatan pra-musim akibat efek samping dari perubahan terapi pengobatan gangguan saraf yang sedang dijalaninya, seperti dilansir dari Detik Health. Insiden tumbangnya pemain berusia 23 tahun tersebut dipastikan bukan disebabkan oleh cedera fisik, melainkan penyesuaian medis terkait kondisi kejang absans atau absence seizures yang memicu penurunan kesadaran singkat. Manajemen klub Die Roten telah mengetahui gangguan fungsi saraf yang diidap Musiala sebelum gelaran Piala Dunia dan awal musim lalu, meski sebelumnya tidak pernah memengaruhi performa sang pemain di lapangan.
Namun, perubahan skema terapi obat baru-baru ini memicu serangan kejang hingga membuatnya pingsan saat Bayern menghadapi RB Leipzig dan Heidenheim dalam kurun waktu empat hari.
Pelatih Bayern Vincent Kompany memberikan penjelasan resmi terkait kondisi medis pemainnya tersebut setelah mendapatkan persetujuan langsung dari sang gelandang. "Saya sudah bicara dengan Jamal, dan dia bilang 'tidak masalah, Coach bisa membeberkannya ke publik'," kata Kompany, Pelatih Bayern Munich.
Kompany menambahkan bahwa penyesuaian terapi medis merupakan hal yang wajar dilakukan, meskipun menimbulkan reaksi berlebih pada tubuh pemainnya. "Dia melakukan sedikit perubahan pada metode pengobatannya, yang kemudian menimbulkan beberapa efek samping. Secara medis, melakukan penyesuaian dalam rencana terapi sebenarnya adalah hal yang sangat wajar," ujar Kompany, Pelatih Bayern Munich.
Dari sudut pandang medis, kondisi yang dialami Musiala ditanggapi oleh spesialis kesehatan saraf yang menilai gangguan ini tetap memungkinkan seorang atlet tampil profesional. "Jika ditangani dan diobati secara efektif, tidak ada alasan kejang absans menghalangi seseorang untuk terus berolahraga," kata Dr Meneka Sidhu, Konsultan Ahli Saraf dari National Hospital for Neurology and Neurosurgery London. Akibat insiden ini, tim pelatih memutuskan untuk mengistirahatkan Musiala dari laga pembuka Piala Super Jerman melawan Borussia Dortmund dan memfokuskan sang pemain pada program latihan individual sebelum laga perdana Bundesliga menghadapi Stuttgart.