Mantan Teknisi Samsung Mengaku Curi Dokumen Rahasia Chip CXMT

Share

Persidangan kasus pencurian teknologi nasional di Pengadilan Seoul, Korea Selatan, mengungkap praktik kecurangan ChangXin Memory Technologies (CXMT) dalam membangun fasilitas produksi DRAM di China. Fakta skandal industri semikonduktor tersebut dibeberkan oleh mantan teknisi senior Samsung bermarga Jeon, dilansir dari Detik iNET pada Senin, 24 Agustus 2026. Jeon yang merupakan mantan ahli Samsung selama hampir tiga dekade itu memutuskan membelot ke produsen pesaing pada 2016.

Di bawah sumpah persidangan, ia mengakui bahwa CXMT pada awal berdirinya sama sekali tidak memilki fasilitas laboratorium dasar dan tidak pernah berencana melangsungkan riset mandiri. Perusahaan memfokuskan pimpinan mereka untuk membajak cetak biru Process Recipe Plan milik Samsung sejak hari pertama. Cetak biru manufaktur chip memori 18-nanometer tersebut mencakup 600 langkah spesifikasi presisi yang pengerjaannya menghabiskan masa riset lima tahun dan biaya lebih dari USD 1 miliar atau sekitar Rp 15 triliun.

Aksi pencurian dokumen rahasia ini melejitkan kapasitas produksi CXMT hingga melonjak pesat dari 40 ribu menjadi 720 ribu wafer. Produsen chip terbesar di Negeri Tirai Bambu itu kini sanggup memproduksi chip canggih secara massal sekaligus mengancam posisi Micron sebagai pabrikan raksasa asal Amerika Serikat.

Otoritas hukum Korea Selatan telah mengambil tindakan atas perampasan hak kekayaan intelektual tersebut dengan mendakwa sepuluh orang terkait pembocoran teknologi. Jeon sendiri menerima vonis tujuh tahun penjara pada April lalu akibat peran vitalnya dalam skandal pencurian tersebut. Pengakuan resmi teknisi di meja hijau memberi celah bagi Samsung untuk melayangkan gugatan ke Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat (US ITC). Pakar hukum menilai lembaga tersebut berwenang menjatuhkan sanksi berupa pemblokiran penuh terhadap pengiriman produk CXMT ke pasar Amerika Serikat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author