Liverpool Tahan Newcastle United 2-2 di St James Park
Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai mencetak gol penalti dramatis pada menit ke-99 untuk memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Newcastle United dalam laga pembuka Liga Inggris di Stadion St. James' Park, Minggu (23/8/2026).
Tuan rumah mengejutkan Liverpool melalui gol cepat Anthony Elanga pada menit kelima setelah memanfaatkan umpan diagonal William Osula dari skema serangan balik. Tembakan Elanga ke tiang jauh gagal diantisipasi kiper Alisson Becker.
Liverpool baru bisa membalas pada menit ke-55 melalui sepakan mendatar Cody Gakpo di area D gawang Newcastle usai menerima umpan Ryan Gravenberch. Namun, pemain pengganti Newcastle Joe Willock kembali membawa timnya unggul 2-1 satu menit kemudian setelah menyelesaikan umpan Yoane Wissa.
Drama terjadi di pengujung laga ketika penyerang baru Liverpool Victor Munoz dilanggar Lewis Hall di dalam kotak penalti. Wasit Stuart Attwell menunjuk titik putih dan Szoboszlai sukses mengonversinya menjadi gol penyeimbang.
Pertandingan ini juga menandai debut kompetitif Andoni Iraola sebagai manajer Liverpool menggantikan Arne Slot, sementara Matthias Jaissle memimpin Newcastle United untuk pertama kalinya menggantikan Eddie Howe.
Pelatih kepala Liverpool Andoni Iraola menyatakan timnya menunjukkan mentalitas pantang menyerah meski hasil tersebut belum sepenuhnya memuaskan.
"Ini mungkin bukan hasil yang Anda inginkan saat datang sebelum pertandingan, tetapi kami pasti pantas mendapatkan poin ini dan bahkan lebih," kata Iraola kepada BBC Radio 5 Live.
Hasil imbang ini menyelamatkan Liverpool dari kekalahan di pekan pembuka liga, sekaligus memperpanjang catatan negatif lini pertahanan mereka yang telah kebobolan sembilan gol melalui skema serangan balik sejak musim lalu.
"Tim tidak pernah menyerah dan kami telah meraih satu poin dan mungkin rasanya lebih baik karena kami mencetak gol di menit terakhir," ujar Iraola.
Iraola menambahkan bahwa dirinya melihat banyak hal positif dari performa anak asuhnya meski ada beberapa detail pertahanan yang perlu segera dibenahi.
"Saya menyukai banyak hal yang saya lihat dari tim. Pasti ada hal-hal yang perlu ditingkatkan seperti gol-gol tersebut, tetapi saya melihat banyak hal yang saya sukai dari tim. Saya menyukai energinya, terutama para pemain yang masuk dari bangku cadangan. Saya pikir kami menyelesaikan pertandingan dengan cukup kuat secara fisik," tutur Iraola.
Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai menegaskan komitmen seluruh skuad untuk terus berjuang sepanjang pertandingan dalam setiap laga musim ini.
"Kami tidak akan pernah menyerah. Saya bisa menjamin itu kepada Anda," kata Szoboszlai kepada Sky Sports.
Pemain asal Hungaria tersebut juga menyoroti peran penting para pemain pengganti dalam mengubah dinamika pertandingan di lapangan.
"Kami harus bertarung setiap saat – sepanjang hari selama 90 menit. Setiap orang yang keluar dari bangku cadangan juga memberikan dampak. Kami membutuhkan seluruh skuad dan kami harus siap," ujar Szoboszlai.
Mantan pemain sayap timnas Skotlandia Pat Nevin menilai penampilan Liverpool masih jauh dari standar tim papan atas dan menyoroti perlunya adaptasi bagi pemain baru seperti Florian Wirtz dan Alexander Isak.
"Anda berharap Liverpool masuk empat besar musim ini setidaknya, tetapi mereka tidak terlihat seperti tim empat besar hari ini," kata Nevin kepada 5 Live.
Nevin menekankan bahwa integrasi dua rekrutan bernilai tinggi tersebut menjadi kunci utama bagi perjalanan Liverpool sepanjang musim ini.
"Ada lebih banyak pemain yang akan datang, jadi Anda tidak bisa membuat keputusan nyata tentang bagaimana musim mereka akan berjalan. Ada kekurangan kreativitas yang nyata dan bagaimanapun mereka harus mendapatkan yang terbaik dari Florian Wirtz dan Alexander Isak karena Anda tentu tidak mendapatkan yang terbaik dari mereka hari ini," ujar Nevin.
Dalam laga tersebut, penjaga gawang Alisson Becker gagal mencatatkan clean sheet ke-138 yang dia perlukan untuk melampaui rekor nirbobol klub sepanjang sejarah.