Mengenal Label Bebas Gluten pada Snack dan Cara Membacanya

Share

Kemudahan menemukan label bebas gluten atau gluten free pada produk camilan kemasan kini semakin meluas. Meski demikian, klaim tersebut tidak serta-merta menjadikan sebuah produk otomatis lebih sehat dibandingkan produk lainnya.

Gluten sendiri merupakan kelompok protein alami yang umumnya terdapat pada jenis serealia seperti gandum, barley, serta rye, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Penggunaan istilah gluten free bertujuan menunjukkan bahwa suatu produk telah memenuhi batasan kandungan gluten tertentu. Sebagai gambaran, U.S. Food and Drug Administration menetapkan ambang batas klaim ini di bawah 20 parts per million.

Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan menegaskan bahwa setiap keterangan pada label pangan olahan wajib memuat informasi yang benar dan menggambarkan kondisi riil produk.

BPOM juga mengategorikan gandum, rye, barley, hingga oats sebagai bahan yang perlu diperhatikan dalam keterangan alergen bagi konsumen.

Bahan pangan alami non-serealia, seperti ubi, pada dasarnya tidak mengandung gluten. Produk olahan seperti Kusuka Ubi Madu memanfaatkan ubi sebagai bahan dasar dan mencantumkan klaim tersebut pada kemasannya.

Namun, produk olahan berbahan dasar ubi tidak secara otomatis bebas dari gluten. Konsumen tetap dituntut cermat memeriksa bahan tambahan serta proses pengolahannya.

Mencermati kemasan camilan tidak cukup hanya dengan membaca label di bagian depan. Konsumen perlu memperhatikan beberapa bagian penting secara menyeluruh.

Pertama, pastikan klaim produk sesuai dengan regulasi dan tidak menyesatkan. Kedua, cek daftar komposisi guna memastikan tidak ada turunan gandum, barley, maupun rye.

Ketiga, periksa tabel Informasi Nilai Gizi untuk mengetahui asupan kalori, lemak, gula, serta karbohidrat secara utuh. Keempat, perhatikan keterangan alergen yang tertera pada kemasan.

Pemeriksaan label secara cermat sangat krusial, terutama bagi penderita penyakit celiac yang wajib mengonsumsi makanan bebas gluten. Bagi masyarakat umum, label tersebut dapat dijadikan panduan tambahan sesuai kebutuhan nutrisi masing-masing.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author