Indra Bruggman Perjuangkan Karier Sinetron dari Honor Ratusan Ribu
Aktor Indra Bruggman mengungkapkan perjalanan awal kariernya di industri hiburan yang penuh pengorbanan sebelum mencapai kesuksesan, dilansir dari Detik Hot. Pria berusia 45 tahun ini mengawali debut sinetronnya melalui serial populer Jinny Oh Jinny.
Pada awal penampilannya di sinetron tersebut, Indra hanya menerima honor sebesar Rp500 ribu per episode. Namun, pendapatan itu terpaksa dipotong menjadi Rp350 ribu akibat dampak krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1998.
"Krismon '98 dipotong jadi Rp 350.000," kata Indra Bruggman saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan.
Selain honor yang relatif minim, Indra yang saat itu masih berstatus siswa SMA Dharma Karya harus menanggung ongkos transportasi dari kawasan Blok M menuju lokasi syuting di Pluit, Jakarta Utara.
"Plus ada kita kalau ke lokasi itu daerah Pluit, gue sekolah itu SMA di Dharma Karya, jadi harus bolak-balik Dharma Karya Blok M ke Pluit… boncos sih sebenarnya. Boncos, tapi ya demi sebuah pengharapan ya, kehidupan yang lebih baik," tuturnya.
Usaha keras pemeran asal Tasikmalaya tersebut membuahkan hasil manis setelah dirinya lolos dalam audisi di rumah produksi Multivision dan langsung dipercaya membintangi sinetron Jinny Oh Jinny.
"Iya, pertama kali gue casting di Multivision dan langsung dapet peran Jinny Oh Jinny. Alhamdulillah sinetronnya booming, jadi gue tidak pernah casting lagi seumur hidup," ungkapnya.
Kesuksesan serial tersebut membuka peluang karir yang melesat drastis bagi Indra. Dukungan manajemen yang solid juga mendorong kenaikan nilai kontraknya secara signifikan di judul-judul sinetron berikutnya.
Puncak pendapatan finansialnya dirasakan saat membintangi sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta, yang mana ia menerima bayaran hingga puluhan juta rupiah untuk tiap episodenya.
"Oh ini… kalau ini (Siapa Takut Jatuh Cinta) sudah menghasilkan uang yang banyak. Dia waktu itu syuting 'Siapa Takut Jatuh Cinta', honornya udah 25 juta per episode," ujar Indra.
Ia kemudian meluruskan rincian nominal pembayaran tersebut setelah mengonfirmasinya secara langsung kepada sang asisten.
"Kelihatan dari auranya ya. Agak bisa senyum dikit kalau ini, Rp 40 juta. Oh, 40 juta kata asisten gue.
Katanya. Ini lagi congkak-congaknya," bebernya sambil bercanda.
Meskipun berhasil mengukuhkan namanya sebagai salah satu aktor papan atas Indonesia, Indra mengaku tidak pernah mengenyam pendidikan seni peran secara formal dan mengandalkan pengamatan terhadap lingkungan sekitar untuk mengasah bakat aktingnya.