Lyon Hadapi Toulouse dengan Formasi Baru dan Tantangan Jadwal Ketat

Share

Olympique Lyonnais (OL) menghadapi Toulouse pada laga perdana Ligue 1 musim 2026-2027 di Stade de Toulouse, Sabtu malam pukul 20.45 waktu setempat, dengan formasi pemain yang sepenuhnya berbeda dan tantangan jadwal yang ketat akibat kompetisi Liga Champions.

Dalam pertandingan sebelumnya musim lalu, OL kalah dua kali dari Toulouse dengan skor 2-1, termasuk kekalahan di Stade de Toulouse yang membuat harapan mereka ke podium terhambat, demikian dilansir dari olympique-et-lyonnais.com.

Corentin Tolisso, gelandang OL, menyuarakan ketidakpuasan klubnya atas penolakan LFP (Liga Sepak Bola Profesional Prancis) untuk menggeser jadwal pertandingan ini. Menurut Tolisso, penolakan tersebut tidak adil dibandingkan dengan perlakuan terhadap Paris Saint-Germain (PSG) yang pernah mendapatkan penundaan pertandingan guna persiapan kompetisi Eropa, seperti yang diberitakan mediasportif.fr.

"Saya tidak mengerti mengapa LFP menolak permintaan kami untuk menunda pertandingan, sementara klub lain mendapatkan kelonggaran," ujar Tolisso dalam konferensi pers.

OL telah memainkan tiga pertandingan kualifikasi Liga Champions, termasuk hasil imbang 1-1 melawan Fenerbahçe di laga pertama, dan akan menjamu kembali Fenerbahçe pada Rabu mendatang di Parc OL. Beban fisik dan mental yang besar menjadi alasan klub mengajukan permohonan penundaan.

Pelatih Paulo Fonseca memilih merombak total susunan pemain untuk pertandingan ini, dengan Rémy Descamps ditunjuk sebagai kiper utama menggantikan Dominik Greif. Langkah ini untuk menjaga stamina pemain inti yang akan bertarung di pertandingan penting Liga Champions nanti, menurut laporan lequipe.fr.

Secara posisi klasemen, Lyon dan Toulouse berada sangat berdekatan dengan poin nol, masing-masing di peringkat lima dan delapan, sehingga pertandingan ini menjadi penting untuk mengukuhkan posisi di awal musim, sebagaimana diberitakan vietnam.vn.

Toulouse diperkirakan akan memanfaatkan keuntungan kandang dengan permainan disiplin dan penguasaan lini tengah, sementara Lyon harus fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik efektif. Sejarah lima pertemuan terakhir menunjukkan hasil imbang yang seimbang antara kedua tim.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author