Udinese Tahan Imbang Como 1-1 Pada Laga Pembuka Serie A

Share

Udinese dan Como bermain imbang 1-1 pada laga perdana Serie A musim 2026/2027 di Bluenergy Stadium, Sabtu (22/8/2026). Gol babak pertama Udinese melalui Hassane Kamara mampu dibalas oleh penyerang Como Tasos Douvikas pada awal babak kedua.

Tuan rumah memimpin lebih dulu pada menit ke-28 setelah Kamara melepaskan tembakan lambung yang melewati kiper Como, Paul Butez. Gol tersebut tercipta berkat umpan terobosan akurat dari Jurgen Ekkelenkamp yang memanfaatkan celah di lini pertahanan tim tamu.

Seperti dilaporkan Gazzetta, Como menyamakan kedudukan pada awal babak kedua lewat titik kemelut di depan gawang. Bola sundulan Trevoh Chalobah yang sempat ditepis kiper Maduka Okoye langsung disambar oleh Douvikas dari jarak dekat menjadi gol.

Kedua tim saling berganti menciptakan peluang di sisa laga, termasuk peluang emas Keinan Bayo yang melambung di atas mistar. Pada masa tambahan waktu menit ke-95, Como nyaris mengunci kemenangan ketika sundulan Ramon membentur mistar gawang.

Pemain bertahan Udinese, Mergim Vojvoda, mengungkapkan optimismenya sebelum laga dimulai demi meraih hasil maksimal di kandang sendiri.

"Sebelumnya atau nanti saya harus menghadapi Como, dan itu terjadi pada laga pertama. Sekarang saya ingin memberikan segalanya untuk jersey ini. Mereka mengenal kami, tahun lalu mereka kesulitan di sini, Como tidak suka bermain melawan tim seperti kami.

Kami harus mencoba maju dan menekan mereka. Kami bermain di rumah sendiri, kami bisa menang. Davis adalah pemain yang sangat penting bagi kami, tetapi kami juga memiliki pemain lain.

Hari ini giliran Gueye, dia memiliki potensi besar, ini kesempatannya dan dia harus memanfaatkannya," kata Mergim Vojvoda, Bek Udinese.

Hasil imbang ini melanjutkan rekor tak terkalahkan Udinese atas Como saat bermain di kandang dalam sejarah Serie A. Sebelum pertandingan, pelatih Udinese Kosta Runjaic menegaskan tekad timnya untuk terus berkembang menghadapi kompetisi musim ini.

"Saya sangat terharu, saya tidak sabar untuk memulai. Saya senang dengan bagaimana segalanya berjalan dan penasaran melihat bagaimana musim ini dimulai. Kami tahu sejarah Como, klub fantastis, Fabregas bekerja dengan baik dan mereka punya banyak potensi.

Kami tanpa Davis, kami lebih memilih tidak mengambil risiko. Dia menerima beberapa benturan melawan Padova, melawan Lazio dia akan ada. Saya yakin kami akan tetap memainkan laga yang bagus," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.

Pelatih asal Jerman tersebut menambahkan komitmen kerja keras skuatnya tanpa mengumbar janji berlebihan kepada para pendukung.

"Tentu saja, saya ingin tampil lebih baik dibandingkan musim lalu, tetapi butuh waktu. Untuk setiap langkah kecil ke depan, kami harus memberikan semua yang kami miliki. Kami kehilangan Atta dan Kristensen, tetapi saya tetap puas dengan skuat kami.

Besok kami harus menunjukkan versi terbaik kami. Saya tidak bisa menjanjikan apa pun, selain fakta bahwa kami akan bekerja keras setiap hari, dengan kejelasan, konsentrasi, dan ketegangan yang tepat. Itulah satu-satunya hal yang bisa saya garansi dalam upaya membenahi diri dibanding musim lalu.

Saya tidak suka melihat terlalu jauh: horison saya ada pada Como, tim besar dan pembuka yang menarik. Kami akan mengevaluasi dari minggu ke minggu," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.

Sementara itu, pelatih Como Cesc Fabregas menyikapi partisipasi timnya di kompetisi domestik sekaligus Liga Champions musim ini sebagai tantangan besar.

"Bagi kami ini akan menjadi sesuatu yang sangat spesial, dan terutama akan ada sangat banyak ketidakpastian, yang hanya waktu yang bisa menjawab bagaimana kami menyelesaikannya. Jadi pertama-tama mari nikmati, anggap sebagai hadiah kesempatan bermain di Liga Champions," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Ia menyoroti pentingnya menjaga fokus serta identitas permainan tim di tengah jadwal kompetisi yang makin padat.

"Penting di liga, penting di Coppa Italia, dan terutama penting untuk mengingat siapa diri kita dan apa yang terus menjadi tujuan kami, tujuan saya dan pemilik klub. Yaitu berkembang sebagai klub dan mengembangkan pemain-pemain kami. Kami dinilai dari hasil, saya tahu itu, tetapi saya tidak kehilangan fokus pada apa yang kami inginkan dan capai.

Identitas kami akan tetap sama. Kami mengubah beberapa hal di skuat, tetapi jalan kami selalu sama," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Fabregas juga menggarisbawahi beban mental yang harus dihadapi para pemain mudanya saat melakoni laga-laga besar.

"Dan saya tahu risiko apa yang dihadapi, misalnya berpindah dari laga Liga Champions di kandang Real Madrid ke laga biasa di liga. Energi mental yang dibutuhkan laga-laga tertentu terkadang lebih berat dibanding fisik, dan kita harus banyak bekerja di area itu. Kami adalah tim dengan banyak pemain muda, saya berharap banyak dari mereka, tetapi jalannya tidak akan mudah," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Pelatih asal Spanyol itu menilai ketatnya persaingan di Liga Italia tidak memungkinkan tim mana pun meraih kemenangan dengan mudah.

"Pertandingan yang sangat sulit, melawan tim yang sudah lama bermain bersama. Jika kami tidak langsung tancap gas sejak awal, kami mengambil risiko besar, ini tantangan bagus. Lagipula, liga Italia mungkin adalah yang paling menjebak di Eropa. Di tempat lain tim yang benar-benar kuat hanya sedikit, di sini persaingan selalu lebih tinggi, ada banyak lawan yang bisa tampil sangat baik, tidak ada yang mudah," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Di akhir keterangannya, Fabregas mengkritik jendela transfer pemain yang masih terbuka saat kompetisi resmi sudah bergulir.

"Saya tidak suka memulai musim dengan bursa transfer yang masih terbuka, saya rasa tidak ada yang menyukainya. Ada pemain yang tidak pasti, seseorang yang hari ini bermain di satu tim dan dua minggu lagi bisa berada di tim lain, itu tidak bagus. Bursa transfer kami juga masih terbuka, kami sedang mencari penyerang, tetapi tidak mudah menemukan solusi yang tepat. Kami bagaimanapun siap untuk memulai, pra-musim membuat saya puas," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Setelah pertandingan ini, Udinese dijadwalkan bertandang ke markas Lazio pada laga pekan kedua Serie A.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Como Serie A Udinese
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author