Sparta Rotterdam vs Utrecht berakhir imbang 1-1 di Eredivisie

Share

Sparta Rotterdam menjamu FC Utrecht dalam laga Eredivisie di Sparta Stadion Het Kasteel pada akhir pekan, sebagai upaya menghentikan tren buruk kandang sementara Utrecht mencari pemutusan start tanpa kemenangan. Kedua tim sama-sama membawa kebutuhan poin setelah hasil awal musim yang tidak stabil.

Pratinjau Sports Mole menilai Sparta memiliki dorongan setelah menang pada pekan sebelumnya, namun catatan kandang mereka sepanjang 2026 tetap dinilai kurang meyakinkan. Utrecht datang dengan harapan mengakhiri rentetan buruk saat bertandang.

BBC mencatat posisi Utrecht setelah dua pertandingan pembuka: mereka belum meraih kemenangan, hanya 1 kali imbang dan 2 kali kalah dengan 3 gol memasuki 22 Agustus. Sparta, di sisi lain, mengoleksi 4 poin dari tiga laga dengan 1 menang, 1 seri, dan 1 kalah serta selisih gol +1.

Dalam rekor head-to-head pada musim ini, Sports Mole menyebut Sparta memiliki tren positif di laga ini, dengan dua pertemuan terakhir berakhir menguntungkan mereka.

Sports Mole melaporkan Rogier Meijer sempat meraih kemenangan pertamanya sebagai pelatih setelah mengalahkan Telstar. Pada laga pembuka musim, Meijer mengakui jatuh ke kekalahan tandang, namun kemenangan berikutnya membawa perubahan momentum.

Rogier Meijer securing his first success as head coach away at Telstar

Meijer kemudian menghadapi ujian lain saat Sparta mencoba memaksimalkan peluang di hadapan pendukung sendiri. Sports Mole menekankan Sparta menargetkan mengulang performa yang mampu mengimbangi lawan setelah menciptakan sejumlah peluang yang cukup tajam.

Utrecht menghadapi tantangan karena daftar cedera, dengan Victor Jensen, Noah Ohio, Alonzo Engwanda, Miliano Jonathans, dan Oualid Agougil absen pada akhir pekan. Sports Mole juga menyebut mereka kebobolan dua gol cepat di awal babak kedua saat kalah dari AZ setelah unggul dalam durasi tertentu sebelum defisit melebar.

BBC merinci susunan awal Sparta dengan formasi 3-4-3 dipimpin Rogier Meijer. Sparta menurunkan F. Bednarek, barisan belakang Martins Indi, N.

Verschuren, dan M. Young, serta gelandang B. Kuipers, J.

Baas, S. Mito, L. Martes, dan lini depan Ayoni Santos, N.

Þórisson, serta R. van Cruijsen.

Sementara itu, ysscores.com menyebut pertandingan dimainkan di Sparta Stadion Het Kasteel. Situs itu juga menyatakan FC Utrecht menggunakan formasi 3-4-3 dengan de Wit memimpin setup tim.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author