Satu Keluarga di India Tewas Akibat Konflik Cicilan iPhone
Tiga orang dalam satu keluarga tewas usai terjatuh dari tebing Bukit Khavda di Distrik Chhatrapati Sambhajinagar, India, Sabtu (22/8/2026), akibat depresi pembayaran cicilan iPhone yang tidak mampu dilunasi seorang pemuda berusia 18 tahun, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Peristiwa berdarah tersebut bermula sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat ketika pemuda itu nekat mendatangi tepi bukit dan mengancam akan mengakhiri hidupnya karena persoalan utang gawai. Upaya negosiasi sempat berlangsung selama tiga jam oleh warga desa, pihak kepolisian, serta sang ibu yang membujuk dari dekat.
Saat berada di tepi tebing, pemuda tersebut terus menyampaikan niatnya untuk melompat meskipun terus ditahan oleh orang di sekitarnya.
"Saya akan melompat," ancamnya berulang kali kepada orang tuanya.
Seseorang di lokasi kejadian sempat berupaya mengingatkan pemuda itu agar memikirkan ibunya, tetapi remaja tersebut tetap menolak untuk mundur dari tepi tebing.
"Hiduplah untuk ibumu," kata seorang pria kepada pemuda itu saat mengancam akan melompat.
Hingga akhirnya pemuda itu tetap menolak dan memilih mengakhiri hidupnya.
"Tidak, aku harus mati. Itu satu-satunya jalan," kata pemuda itu.
Remaja itu kemudian terjatuh dari tebing dan meninggal dunia. Sebelum jatuh, sang ayah yang memanjat ke atas bukit pada 15-20 menit terakhir berusaha merangkul anaknya sekitar pukul 13.00, tetapi keduanya kehilangan keseimbangan hingga sama-sama jatuh. Kepanikan tersebut membuat sang ibu ikut terjatuh tak lama berselang.
Saksi mata di tempat kejadian, Sanjay Jadhav, mengonfirmasi bahwa seluruh pihak di lokasi telah berupaya maksimal membujuk remaja itu sebelum peristiwa nahas terjadi.
"Orang tua dan pihak lain berusaha keras agar dia mengerti, tetapi dia tidak mau mendengarkan dan terus berdiri di tepi bukit. Petugas polisi juga ada di sana," ujar Jadhav.
Ia menambahkan bahwa suasana di lokasi dipenuhi rasa panik dari pihak keluarga sebelum terjatuh.
"Sang ibu terus memohon kepadanya agar tidak melompat," kata Jadhav.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi kejadian langsung melakukan penanganan setelah seluruh korban terjatuh dari atas bukit.