Leicester City Tertinggal dari Burton Albion di King Power Stadium

Share

Leicester City mengalami situasi sulit pada babak pertama laga kandang League One melawan Burton Albion di King Power Stadium pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Tim tuan rumah tertinggal dua gol cepat dan harus bermain dengan sepuluh orang akibat kartu merah.

Tim tamu mengejutkan pendukung tuan rumah saat Matthew Dennis mencetak gol pembuka pada menit kelima dari dalam kotak penalti. Kegagalan koordinasi di lini pertahanan Leicester kemudian dimanfaatkan Kegs Chauke untuk menggandakan keunggulan Burton Albion.

Situasi Leicester semakin memburuk ketika gelandang Oliver Skipp diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap kapten Burton, Curtis Tilt. Sebelum jeda, Wes Burns memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 memanfaatkan umpan Will Alves.

Manajer Leicester City, Russell Martin, menegaskan komitmen timnya untuk membangun atmosfer yang kuat di markas sendiri sebelum pertandingan bergulir.

"Saya benar-benar menantikannya," kata Russell Martin, Manajer Leicester City.

Ia menjelaskan bahwa energi dari para pemain di lapangan sangat dibutuhkan untuk memicu dukungan penuh dari para suporter di tribun.

"Keyakinan nyata saya adalah bahwa itu akan menjadi energi kita dan itu adalah seberapa keras kita ingin berjuang sejak awal, seberapa keras kita ingin merebut bola, seberapa keras kita ingin berlari tanpa bola, berlari ke depan dan bermain ke depan," ujar Russell Martin, Manajer Leicester City.

Ia berharap performa tim mampu menciptakan gelombang positif yang konsisten di dalam stadion sepanjang musim.

"Saya benar-benar berharap kita memiliki penampilan yang bagus dan para penonton merasa senang tentang hal itu dan kita memiliki energi yang baik di dalam stadion karena energi itu, seiring perkembangannya sepanjang tahun ini, akan sangat kuat," kata Russell Martin, Manajer Leicester City.

Martin menyadari kehadiran keluarganya di tribun menambah motivasi pribadi untuk mengamankan poin penuh.

"Saya benar-benar, sangat menantikannya sebenarnya. Saya memiliki banyak keluarga yang datang dan anak-anak saya datang dan mereka antusias, jadi ini akan bagus," ujar Russell Martin, Manajer Leicester City.

Ia menargetkan King Power Stadium menjadi benteng yang sulit ditaklukkan oleh tim-tim lawan di League One.

"Kita bisa menjadikannya tempat yang sangat tangguh untuk dikunjungi dengan besarnya jumlah penonton, jika kita bermain dengan energi dan memberikan penampilan yang saya harapkan dan perkirakan besok. Kita benar-benar bisa memulai sesuatu di sini dan membuatnya sangat sulit bagi orang-orang untuk datang," kata Russell Martin, Manajer Leicester City.

Mengevaluasi hasil imbang 1-1 pada laga pembuka melawan Notts County, Martin menyebut banyak pelajaran penting yang telah dipetik oleh skuadnya.

"Saya telah menjadi bagian dari proses ini selama bertahun-tahun sekarang, melatih, dan Anda selalu mencari sesuatu dalam penampilan pertama itu dan para pemain memberi kita periode waktu di lapangan yang sangat saya sukai dan mudah-mudahan mereka merasa baik tentang itu karena itu adalah banyak hal yang kita kerjakan," ujar Russell Martin, Manajer Leicester City.

Meski demikian, ia mengakui beberapa detail taktik belum berjalan sempurna dalam pertandingan resmi.

"Tetapi kemudian ada banyak hal di mana kita tidak cukup menerapkan detail tersebut ke dalam praktik dan pertandingan pertama, dengan penonton dan semua hal ini, sangat berbeda, jadi bakal ada banyak hal yang bisa diambil dari situ," kata Russell Martin, Manajer Leicester City.

Ia memuji respons serta intensitas para pemain selama menjalani sesi latihan sepanjang pekan menjelang laga kandang ini.

"Saya menyukai cara mereka berlatih minggu ini dan apa yang telah kita jalani bersama serta pembelajaran yang telah terjadi dari akhir pekan lalu. Namun kita harus memastikan itu benar-benar diterapkan besok, jika tidak saya bisa duduk di sini dan memberi tahu Anda seberapa baik kita berlatih dan seberapa banyak yang kita pelajari dan semua hal itu sepanjang waktu, tetapi kita harus pergi dan menunjukkan itu besok dan saya bersemangat tentang itu," ujar Russell Martin, Manajer Leicester City.

Di luar lapangan, spekulasi terus berhembus mengenai rencana pemilik klub, King Power, yang dikabarkan bersiap menjual Leicester City dengan nilai potensi melebihi 200 juta pounsterling.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author