Harga Bitcoin Melonjak 22 Persen Capai Rp 1 Miliar Sepekan

Share

Harga Bitcoin melesat hingga 22 persen dalam kurun waktu sepekan dan ditutup pada level US$ 76.943,90 atau setara Rp 1,3 miliar. Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Finance pada Sabtu (22/8/2026), nilai ini meningkat tajam dari posisi awal minggu yang berada di angka US$ 62.800 atau sekitar Rp 1,1 miliar.

Tren positif pasar uang kripto ini berimbas langsung pada penguatan saham-saham perusahaan terkait. Saham Coinbase tercatat mengalami kenaikan sebesar 8 persen, sementara saham MicroStrategy ikut tumbuh hingga 6 persen.

Meskipun mencatatkan lonjakan signifikan, nilai tersebut masih berada di bawah level tertinggi sepanjang tahun 2026 yang sempat menyentuh US$ 94.820 pada pertengahan Januari. Angka ini juga belum melampaui rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 126.198 yang diraih pada 6 Oktober 2025.

Pendiri sekaligus Managing Partner Token Bay Capital, Lucy Gazmararian menilai pergerakan pasar kripto masih berpotensi mengalami penurunan teknis sebelum memulai tren penguatan baru.

"Kami memperkirakan akan ada penurunan terakhir, dan kemudian turun lagi 20%, sehingga sesuai dengan siklus sebelumnya," kata Gazmararian.

Ia menambahkan bahwa volatilitas Bitcoin masih sangat tinggi sehingga pergerakan jangka pendeknya sangat bergantung pada siklus pasar. Meski prospek jangka panjang tetap positif bagi para investor, risiko koreksi tajam dalam waktu dekat tetap perlu diwaspadai.

Kenaikan harga aset digital ini terdorong oleh penurunan tajam imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat akibat langkah Departemen Keuangan AS yang memperbesar pembelian kembali (buyback) utang jangka panjang. Kebijakan tersebut meredakan kekhawatiran pasar atas tingginya utang pemerintah dan memicu investor mengalihkan dana ke aset berisiko.

Selain itu, dorongan dari Gedung Putih dan para pemimpin industri untuk menyelesaikan Rancangan Undang-Undang CLARITY Act dalam beberapa pekan mendatang turut memperkuat sentimen positif pasar karena dinilai dapat memberikan kepastian regulasi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author