Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kesehatan Ube Matcha Latte Viral

Share

Minuman ube matcha latte tengah populer di kalangan Gen Z dan Milenial. Perpaduan ube, matcha, dan susu dalam satu sajian ini tidak hanya menawarkan tampilan visual ungu-hijau yang menarik, tetapi juga beragam kandungan gizi dan senyawa bioaktif.

Satu porsi ube matcha latte ukuran standar umumnya terdiri dari 30 gram ube, 50 ml susu sapi segar, 4,2 gram bubuk matcha yang dilarutkan air, serta 7 gram gula, dilansir dari Detik Health.

Penggunaan 30 gram ube dalam satu cangkir menyumbang energi sebesar 29 kkal, 6,7 gram karbohidrat, dan 3,4 gram serat. Serat ini berfungsi memelihara kesehatan saluran pencernaan serta memberikan efek kenyang lebih lama.

Karbohidrat dari ube tergolong karbohidrat kompleks berkat adanya kandungan serat. Jenis ini berbeda dari karbohidrat sederhana yang didapat dari gula tambahan sebesar 7 gram (sekitar 6,6 gram karbohidrat).

Komposisi karbohidrat dalam minuman ini juga berasal dari kombinasi alami ube, susu, serta formula racikan gula yang berbeda-beda pada setiap gerai.

Kaya Senyawa Antioksidan

Ube dan matcha menyimpan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh. Warna ungu khas pada ube berasal dari antosianin, yaitu jenis flavonoid dengan aktivitas antioksidan tinggi. Ube juga mengandung senyawa fenolik seperti asam galat, asam ferulat, dan asam kafeat.

Di sisi lain, matcha kaya akan polifenol, terutama katekin dalam bentuk epigallocatechin gallate (EGCG). Komponen bioaktif EGCG ini berfungsi sebagai antioksidan utama dalam bubuk teh hijau tersebut.

Matcha pun mengandung kafein dan L-theanine. Kafein bertindak merangsang sistem saraf pusat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menurunkan rasa kantuk, dengan kadar yang bervariasi tergantung jenis serta takaran bubuk matcha.

Asupan Protein dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Penambahan 50 ml susu sapi segar menyuplai sekitar 1,6 gram protein yang penting untuk pembentukan serta pemeliharaan jaringan otot. Tambahan protein lain berasal dari ube sebesar 0,5 gram dan bubuk matcha, sehingga total protein mencapai sekitar 2,1 gram per cangkir.

Secara taksonomi, ube (Dioscorea alata) berbeda dari ubi ungu (Ipomoea batatas). Ube tumbuh memanjat sehingga proses budidayanya lebih rumit dibandingkan ubi ungu yang merambat di permukaan tanah.

Meskipun kaya nutrisi, konsumen disarankan membatasi frekuensi konsumsi dan memperhatikan bahan tambahan seperti topping saus, boba, atau cheese foam yang dapat melonjakkan kadar gula serta kalori harian.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author