Tim F1 Bawa Paket Upgrade Besar Jelang GP Belanda 2026
Sejumlah tim Formula 1 mempersiapkan paket pengembangan komponen secara masif demi meningkatkan kecepatan kendaraan menjelang persaingan paruh kedua musim di Grand Prix Belanda, Jumat (21/8/2026).
Ferrari dan McLaren memimpin langkah tersebut dengan membawa serangkaian pembaruan teknis pada jet darat mereka di Sirkuit Zandvoort. Ferrari menghadirkan lima poin perbaikan yang mencakup revisi bodi lantai, papan lantai, tepi lantai, diffuser, serta sayap belakang bawah pada mobil SF-26.
Langkah serupa diambil McLaren guna melanjutkan momentum kemenangan dari seri sebelumnya di Hungaria. Skuad asal Woking tersebut memasang sayap belakang baru berteknologi Macarena, penutup mesin baru, serta saluran pendingin rem belakang yang telah direvisi pada MCL40.
Direktur Teknis McLaren untuk Applied Engineering Neil Houldey mengonfirmasi bahwa penambahan komponen baru dipusatkan pada area belakang kendaraan. Langkah tersebut diambil guna melengkapi paket aerodinamika yang sebelumnya telah diterapkan di Hungaroring.
"Akhir pekan ini, tim akan memperkenalkan sejumlah aspek tambahan sebagai bagian dari rangkaian pengembangan yang sedang berjalan. Komponen-komponen ini akan difokuskan pada bagian belakang untuk melengkapi paket yang diperkenalkan di Hungaria, yakni sayap belakang baru dan saluran pendingin rem belakang baru," kata Neil Houldey, Direktur Teknis McLaren.
Houldey menambahkan bahwa seluruh staf teknis terus bekerja keras untuk memaksimalkan potensi kendaraan di tengah ketatnya peta persaingan musim ini.
"Kami menyongsong akhir pekan balapan di Zandvoort setelah menyelesaikan balapan terakhir sebelum masa jeda kompetisi dengan kemenangan dan performa yang kuat, namun kami sangat menyadari betapa ketatnya persaingan dan betapa pentingnya faktor keandalan," ujar Neil Houldey, Direktur Teknis McLaren.
Ia memaparkan bahwa evaluasi mendalam telah dilakukan sepanjang paruh pertama musim untuk mengatasi kendala awal dan memahami karakteristik pengemudian mobil.
"Kami telah banyak belajar di paruh pertama musim ini mengenai bagaimana mobil ini dikendarai ini untuk memaksimalkan performa serta cara mengatasi masalah-masalah yang kami hadapi di awal tahun," tutur Neil Houldey, Direktur Teknis McLaren.
Meskipun optimistis, pihak manajemen menyadari bahwa tim pesaing juga meluncurkan perangkat baru pada seri yang sama.
"Kami juga telah bekerja keras sebagai satu tim dalam pengembangan berkelanjutan, dengan beberapa komponen baru yang tersedia akhir pekan ini – khususnya di bagian belakang – untuk melengkapi paket yang diperkenalkan di Hungaria, yang mencakup sayap belakang baru dan saluran pendingin rem belakang baru. Namun, kami sadar bahwa tim-tim lain juga akan membawa pengembangan mereka sendiri," ucap Neil Houldey, Direktur Teknis McLaren.
Persaingan di lintasan dinilai akan berlangsung sengit karena setiap kontestan berupaya mengeksekusi strategi secara presisi.
"Oleh karena itu, ini akan menjadi balapan yang berat, dan fokus kami adalah memaksimalkan potensi mobil semaksimal mungkin. Jika kami mampu mengeksekusi rencana dengan baik, kami bisa bersaing dengan tim-tim papan atas," kata Neil Houldey, Direktur Teknis McLaren.
Fokus utama skuad pada 12 seri tersisa adalah menjaga konsistensi demi meraih poin maksimal di setiap balapan.
"Kami menantikan untuk kembali balapan setelah jeda ini. Kami memasuki paruh kedua musim yang sangat menantang, dan dengan 12 balapan tersisa, fokus tim tetap tertuju pada pengembangan dan performa kami sendiri," kata Neil Houldey, Direktur Teknis McLaren.
Upaya berkelanjutan terus ditargetkan agar stabilitas performa jet darat dapat dipertahankan hingga akhir musim.
"Kami akan melanjutkan upaya yang telah dilakukan pada paruh pertama musim ini demi mencapai konsistensi yang lebih baik dalam memaksimalkan performa MCL40," ujar Neil Houldey, Direktur Teknis McLaren.
Pembalap McLaren Lando Norris menyatakan keyakinannya terhadap kapasitas internal tim dalam menghadapi persaingan gelar juara dunia.
"Faktor apa saja? McLaren adalah tim tempat saya berada. Itulah faktor terbesar," kata Lando Norris, Pembalap McLaren.
Norris menggarisbawahi kontribusi signifikan dari jajaran pimpinan serta seluruh teknisi pabrikan.
"Orang-orang yang kami miliki, apa yang telah kami capai dalam beberapa tahun terakhir, dan kepemimpinan yang kami miliki di dalam tim, sebagian dari diri saya sendiri, tetapi juga dari Andrea [Stella], dari Zak [Brown], dan para pemimpin tim di McLaren," tutur Lando Norris, Pembalap McLaren.
Mengenai peluang kemenangan beruntun, ia memilih untuk tetap realistis dalam menghadapi karakteristik sirkuit yang berbeda.
"Saya bukan tipe orang yang suka berpuas diri, jadi saya tidak akan datang ke sini dengan pemikiran bahwa kami harus menang lagi," ucap Lando Norris, Pembalap McLaren.
Evaluasi terhadap efektivitas komponen lantai baru yang digunakan di Budapest menjadi fokus pengujian teknis pada sesi latihan.
"Namun target kami ditetapkan tinggi, jadi kami ingin percaya bahwa kami bisa. Dengan bagian-bagian baru yang kami miliki, dengan lantai baru yang kami gunakan di Budapest, kami hanya perlu memahami apakah itu memberikan peningkatan performa di semua lintasan, semua jenis permukaan, dan semua tipe tikungan, atau apakah itu lebih spesifik untuk sirkuit tersebut," kata Lando Norris, Pembalap McLaren.
Rasa percaya diri sang pembalap turut didukung oleh hasil positif pada balapan-balapan sebelumnya.
"Tim saya memberikan banyak kepastian. Dan juga, jika saya membalap sebaik yang saya lakukan di Budapest, dan seperti yang telah saya lakukan di sebagian besar musim ini, maka saya juga sangat percaya diri dengan diri saya sendiri," ujar Lando Norris, Pembalap McLaren.
Kepala Tim McLaren Andrea Stella menegaskan pentingnya konsistensi kerja keras agar tim tidak kehilangan momentum positif.
“Kami harus terus bertarung seperti yang kami lakukan di Budapest,” kata Andrea Stella, Kepala Tim McLaren.
Pihaknya menilai bahwa persaingan pengembangan di luar lintasan menjadi penentu utama dalam mempertahankan keunggulan atas tim rival.
“Untuk mencapai ini, kami harus terus mengembangkan MCL40 dan mengungguli para rival kami, yang juga tak pernah berhenti, dalam persaingan pengembangan,” ujar Andrea Stella, Kepala Tim McLaren.
Efektivitas dari setiap pembaruan teknis menjadi tolok ukur utama ketercapaian target tim.
“Hasil bergantung pada seberapa efektif solusi yang kami bawa ke sirkuit,” tutur Andrea Stella, Kepala Tim McLaren.
Di sisi lain, Alpine menjadi tim dengan paket pembaruan terbanyak di Zandvoort lewat delapan perubahan komponen, termasuk bodi dan lantai baru yang dipasang terlebih dahulu pada kendaraan Pierre Gasly. Aston Martin membawa lima upgrade bersama unit daya Honda terbaru, Red Bull merevisi suspensi belakang RB22, sementara Mercedes memperbarui saluran masuk udara W17.