Pemilik Kedai Bebek Rebus Ungkap Modus Penipuan Telur Lalat

Share

Pemilik kedai Ah Xiao Braised Duck, Bai Ruihai, mengungkap dugaan modus penipuan berkedok keluhan makanan terkontaminasi telur lalat yang disertai ancaman dan permintaan kompensasi uang pada 16 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Food.

Peristiwa ini bermula saat seorang perempuan menghubungi Bai melalui WhatsApp dan mengaku menemukan benda putih mirip telur lalat pada makanan yang dibelinya. Selain menuntut ganti rugi, perempuan berbahasa Mandarin tersebut mengancam akan memberikan ulasan buruk serta melaporkan kedai ke pihak berwenang jika permintaannya diabaikan.

Kecurigaan Bai muncul ketika mengonfirmasi rincian transaksi. Perempuan itu tidak mampu menyebutkan nama kios maupun jenis menu yang dibeli, serta hanya mengaku datang sekitar pukul 15.00 waktu setempat, padahal kedai tersebut selalu tutup operasional pada pukul 13.00.

"Saya tutup jauh sebelum pukul 15.00, jadi bagaimana mungkin saya menjual makanan dengan telur serangga?" kata Bai.

Percakapan langsung terhenti setelah kejanggalan waktu operasional tersebut terungkap. Bai menduga aksi semacam ini sengaja menyasar pelaku usaha kuliner senior yang cenderung takut terhadap ancaman laporan resmi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author