Kemenpar Dorong Layanan Wisata Premium Tahan Perputaran Uang Domestik

Share

Kementerian Pariwisata mendorong pengembangan produk wisata premium berkelas dunia guna menjaga perputaran uang masyarakat tetap berada di dalam negeri pada Jumat (21/8/2026), dilansir dari Detik Travel.

Langkah ini diambil di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global yang memengaruhi keputusan masyarakat Indonesia untuk merencanakan perjalanan ke luar negeri. Situasi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha pariwisata nasional untuk menawarkan layanan berkualitas tinggi di berbagai destinasi lokal.

Data pemerintah menunjukkan pergerakan wisatawan Nusantara mencapai 1,20 miliar perjalanan sepanjang tahun 2025, atau tumbuh 17,53 persen dibanding tahun sebelumnya. Tren positif berlanjut pada paruh pertama tahun 2026 dengan catatan 630,41 juta perjalanan, meningkat 2,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menilai pertumbuhan perjalanan domestik membuka ruang luas untuk memasarkan produk wisata yang menawarkan kenyamanan, privasi, serta pilihan tujuan yang dipersonalisasi.

"Kita ingin memastikan perputaran dana masyarakat Indonesia tetap berada di dalam negeri melalui produk-produk wisata premium berkelas dunia," kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini.

Pengembangan opsi wisata berkualitas ini diharapkan tidak hanya menahan minat liburan ke luar negeri, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha dan masyarakat di berbagai daerah tujuan wisata Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author