Unsoed Tanggapi OTT KPK yang Menjaring Rektor dan Belasan Pejabat

Share

Manajemen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto memilih bersikap pasif dan menghormati proses hukum usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 14 orang, termasuk Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (20/8).

Juru Bicara Unsoed, Edi Santoso, menyampaikan bahwa pihak kampus belum menentukan tindakan strategis karena masih menunggu kepastian status hukum para pejabat yang diamankan dalam penindakan tersebut.

"KPK sedang melakukan proses pemeriksaan, tetapi kami sendiri belum tahu sesungguhnya kasus apa dan orang-orang yang kemudian dibawa ke sana itu status hukumnya seperti apa," ucap Edi dikutip dari Antara, Jumat (21/8).

Ia menambahkan bahwa universitas berkomitmen mengikuti seluruh tahapan legal yang berlaku sebelum merilis keterangan resmi lanjutan kepada publik.

"Kita tunggu kejelasan dulu, jadi sementara belum ada sikap apa-apa. Tentu kita akan menghormati semua proses hukum, tetapi tentang seperti apa, mari kita tunggu dari KPK," ucap Edi.

Di sisi lain, operasi tangkap tangan yang menyasar pimpinan Unsoed ini melibat penangkapan belasan orang di dua lokasi berbeda, yakni 12 orang di Purwokerto dan dua orang di Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menuturkan bahwa tim penyidik mengamankan Rektor Unsoed beserta sejumlah barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga kuat berkaitan dengan pengondisian jalur penerimaan mahasiswa baru.

"Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Jumat (21/8) pagi.

Pihak lembaga antirasuah pun menyampaikan keprihatinan mendalam atas munculnya tindak pidana korupsi di lingkungan lembaga pendidikan tinggi.

"Terlebih dugaan korupsi terjadi saat proses awal penerimaan. Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang yang semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa," ujar Budi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author