Praktisi PR Soroti Keluhan Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 dan Pelayanan Dealer
Influencer Aa Juju mengungkapkan kekecewaannya atas masalah yang dialami pada Hyundai Ioniq 5, terutama terkait fitur parkir paralel yang dijanjikan namun bermasalah saat digunakan.
Ia menyatakan bahwa sejak awal telah menyampaikan kebutuhan parkir paralel kepada tenaga penjual, dan mendapat informasi bahwa fitur tersebut ada pada mobilnya. Namun, setelah pemakaian, kendala muncul dan keluhan disampaikan langsung ke dealer di Fatmawati, Jakarta Selatan, namun respons dari tenaga penjual dan supervisor dianggap kurang memuaskan.
Praktisi public relations sekaligus pengguna Hyundai, Bima Marzuki, menilai persoalan ini penting sebagai pelajaran bagi perusahaan otomotif terkait pengelolaan product knowledge, komunikasi, dan pelayanan purnajual.
"Pertama kalau kita lihat dari kasus ini kan karena adanya komplain yang tidak tersalurkan karena adanya product knowledge yang tidak mendalam dari salesnya yang akhirnya ini membuat konsumennya kecewa," ujar Bima.
Bima juga menegaskan pentingnya pemahaman tenaga penjual terhadap perkembangan teknologi kendaraan yang pesat dalam lima tahun terakhir agar mampu menjelaskan dengan tepat kemampuan produk kepada konsumen sebelum transaksi.
"Konsumen sebagian besar tidak akan baca brosur. Konsumen sebagian besar akan ingat dengan apa yang diomongkan, apa yang dijanjikan oleh salesnya," tambahnya.
Menurut Bima, mencegah janji berlebihan (over promise) menjadi penting agar ekspektasi konsumen tidak sulit dipenuhi, dengan tenaga penjual yang memahami batasan serta kemampuan kendaraan secara detail.