DPD RI Buka Pendaftaran Awards 2026 Empat Kategori
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI membuka usulan masyarakat untuk mengapresiasi figur yang berkontribusi menjaga tradisi dan mengenalkan budaya daerah melalui ajang DPD RI Awards 2026. Pendaftaran resmi ditutup pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB secara daring, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Ajang penghargaan ini memuat empat kategori utama, yaitu Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah, Inovator Teknologi Kesehatan, Penggerak Desa Mandiri Pangan, serta Pelestari Budaya Daerah. Lembaga legislatif tersebut menegaskan komitmennya untuk memberi panggung bagi sosok-sosok lokal.
"Melalui DPD RI Awards 2026, DPD RI berharap semakin banyak sosok yang telah bekerja dan berkarya bagi masyarakat mendapatkan apresiasi sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lainnya," tulis DPD dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).
Penjelasannya mencakup sektor pendidikan nonformal hingga pengembangan kesehatan. Penilai menyoroti individu yang berdedikasi memperluas akses belajar masyarakat.
"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," tulis DPD.
Sektor kesehatan mengincar akademisi maupun profesional yang menghasilkan karya konkret. Riset klinis hingga penemuan alat kesehatan menjadi indikator penilaian utama.
"Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas DPD.
Bidang ketahanan pangan diarahkan bagi figur penggerak kemandirian di tingkatan desa. Fokus utama terletak pada pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
"Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, kategori pelestari budaya menyasar tokoh yang mempromosikan tradisi daerah. Poin plus diberikan pada karya yang menembus level nasional hingga internasional.
"Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," jelas DPD.
Selain empat kategori tersebut, DPD RI menyediakan bentuk penganugerahan tambahan berupa Special Recognition Awards. Penghargaan khusus ini diberikan kepada tokoh atau kelompok yang menunjukkan kontribusi konsisten bagi wilayahnya.
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menegaskan pentingnya apresiasi bagi para pejuang daerah yang kerap bekerja tanpa sorotan publik nasional.
"Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar," ucap Sultan dalam DPD Awards tahun 2025 lalu.
Sultan menambahkan bahwa ajang ini selaras dengan peran anggota DPD RI yang mewakili suara dan aspirasi daerah di tingkat pusat. Perjuangan tokoh-tokoh lokal dinilai melingkupi berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, lingkungan, hingga ekonomi kreatif.
"Beberapa kategori pantas diberikan kepada orang daerah atau tokoh-tokoh daerah yang memang kontribusinya cukup signifikan," katanya.
Masyarakat dapat mendaftarkan calon penerima penghargaan melalui situs resmi awards.dpd.go.id/nominasi sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.