Zulkifli Hasan Tinjau Kesiapan SPPG Pangan Gratis di Sikka NTT

Share

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau kesiapan aktivasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026), guna mengakselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terpencil.

Kunjungan lapangan tersebut bertujuan memastikan kesiapan operasional sekaligus mengidentifikasi hambatan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Sebagaimana dilansir dari Detikcom, program MBG kini menjangkau 62,6 juta penerima manfaat melalui 27.485 SPPG dan 134.881 pemasok lokal.

Pemerintah menata 8.617 SPPG di daerah terpencil, termasuk 1.703 SPPG 3T untuk menekan angka stunting. Di wilayah NTT sendiri, terdapat 1.123 usulan SPPG 3T dengan 170 unit yang sudah tervalidasi, salah satunya SPPG Sikka Munerana.

Langkah percepatan di NTT menjadi prioritas karena prevalensi stunting di kawasan tersebut masih menyentuh angka 37 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Zulkifli Hasan menguraikan bahwa penanganan kawasan 3T merupakan mandat resmi pemerintah.

"Memang sudah keputusan rapat yang saya pimpin dua minggu yang lalu, 3T, NTT seluruhnya, Maluku seluruhnya, Papua seluruhnya. Papua ada enam provinsi, Papua, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan," ujar Zulkifli Hasan.

Guna menjamin ketersediaan nutrisi anak-anak di daerah prioritas, Kemenko Pangan berkoordinasi lintas lembaga agar penataan SPPG 3T berjalan efektif. Ketua Umum PAN tersebut menekankan pentingnya menjaga kualitas sajian sesuai regulasi.

"Tolong jangan dikurang-kurangi menunya. Tidak boleh mengurangi ketentuan dan tidak boleh mengurangi gizi yang sudah standar dalam MBG," kata Zulkifli Hasan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author