Lima Wakil Indonesia Bertanding di Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026
Lima wakil Indonesia melaju ke babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India pada Jumat (21/8/2026).
Kemenangan di babak ini menjadi sangat penting karena di Kejuaraan Dunia, para pebulu tangkis yang mencapai semifinal sudah otomatis memperoleh medali tanpa perlu bertanding lagi untuk tempat ketiga.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi satu-satunya pasangan unggulan Indonesia yang tampil di perempat final, sementara empat wakil lain muncul sebagai kejutan di turnamen ini.
Fajar dan Shohibul akan menghadapi pasangan Taiwan, Lee Jhe-Hue/Yang Po-Hsuan, setelah menyingkirkan Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju dari Korea Selatan di babak sebelumnya.
"Kami tidak mudah melawan pasangan Korea kali ini. Mereka bermain cukup solid, cukup baik, apalagi di start awal," ujar Fajar melalui PBSI.
Fikri menambahkan bahwa lawan tampil lebih rapi dan memaksa, sementara mereka masih kurang siap pada beberapa momen.
Di sektor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari akan bertemu Baek Ha-na/Lee So-hee dari Korea Selatan setelah berhasil menyingkirkan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, finalis Kejuaraan Dunia sebelumnya.
"Kami harus tetap fokus, menyiapkan lagi besok seperti apa, lawan bagaimana. Tapi tidak perlu berpikir itu perempat final, satu kemenangan lagi bisa amankan medali," ucap Ana.
Dari sektor tunggal putra, Alwi Farhan berhasil menembus delapan besar setelah mengalahkan Ayush Shetty. Alwi akan menghadapi Chou Tien Chen dari Taiwan yang sedang dalam performa bagus setelah menjuarai China Open.
"Sudah sampai ke 8 besar. Cukup tricky karena bisa mendapatkan medali atau malah termakan ekspektasi sendiri. Jadi saya harus mengontrol semuanya," harap Alwi.
Sektor ganda campuran mengandalkan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang berhadapan dengan pasangan Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang. Pasangan ini berpeluang mengakhiri puasa medali Indonesia di nomor ganda campuran sejak 2017.
Dengan lima wakil yang masih bertahan di perempat final, Indonesia membuka peluang besar untuk menambah medali pada Kejuaraan Dunia BWF 2026.