Kemendikdasmen Buka Pendaftaran TKA SMA 2026 Hingga September

Share

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik jenjang SMA/MA/SMK secara kolektif melalui portal resmi Pusmendik hingga 27 September 2026. Pelaksanaan ujian utama dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa kepesertaan siswa dalam ujian ini bersifat opsional serta bukan merupakan penentu kelulusan sekolah.

"TKA hadir sebagai salah satu bagian dalam perjalanan belajar peserta didik. Lewat TKA peserta didik dapat mengetahui gambaran kemampuan akademiknya pada mata pelajaran yang diujikan," tulis Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui akun Instagram resmi.

Pihak kementerian menjelaskan bahwa peserta didik yang merasa belum siap tidak diwajibkan untuk mendaftar maupun mengikuti jalannya tes.

"Tenang, Sobat Belajar. Tes kemampuan akademik bersifat opsional dan bukan penentu kelulusan," tegas Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Siswa yang memilih tidak hadir dalam ujian juga dipastikan tidak akan menerima sanksi atau dampak negatif terhadap kelulusan akademik mereka.

"Jadi, buat kamu yang merasa masih belum siap, nggak perlu dipaksakan daftar dan ikut," ungkap Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bagi siswa yang berpartisipasi, hasil tes dapat dimanfaatkan sebagai portofolio tambahan serta pertimbangan seleksi masuk perguruan tinggi jalur SNBP maupun mandiri.

"Namun, perlu diingat kalau kamu memilih ikut, persiapkan dirimu dengan sebaik-baiknya ya! TKA hadir untuk memotivasi kamu meningkatkan capaian akademik," kata Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pada pelaksanaan tahun 2026, penyelenggaraan tes diintegrasikan secara langsung dengan Asesmen Nasional untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan ujian di tingkat satuan pendidikan.

"Jadi siapa pun murid yang mendaftar menjadi peserta TKA, maka otomatis menjadi peserta Asesmen Nasional. Artinya, tidak ada lagi sampel Asesmen Nasional dari pusat, melainkan siswa kelas 6, 9, dan 12 yang mendaftar TKA," ujar Rahmawati, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Integrasi tersebut berdampak pada penerbitan Rapor Pendidikan sekolah pada tahun 2027 jika tidak ada murid yang terdaftar sebagai peserta tes.

"Namun ingat, tetap ini tidak menjadikan TKA wajib diikuti di level murid," tegas Rahmawati, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Persiapan teknis daerah juga terus dimatangkan melalui forum koordinasi bersama para kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

"Melalui sosialisasi dan evaluasi ini, satuan pendidikan diarahkan untuk mencermati hasil pelaksanaan periode sebelumnya sehingga berbagai kendala dapat dipetakan lebih awal dan menjadi bahan perbaikan," kata Sudarman Samad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.

Materi ujian TKA mencakup tiga mata pelajaran wajib yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, ditambah dua mata pelajaran pilihan. Rangkaian agenda akan dilanjutkan dengan simulasi pada 21–27 September 2026, gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026, ujian susulan pada 16–29 November 2026, serta pengumuman hasil pada 23 Desember 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author