Cienciano Cukur Botafogo 6-1 di Copa Sudamericana 2026
Klub asal Peru Cienciano melibas tim wakil Brasil Botafogo dengan skor telak 6-1 pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Copa Sudamericana 2026 di Stadion Inca Garcilaso de la Vega Cusco, Kamis 20 Agustus 2026.
Kemenangan besar tersebut menjadi modal penting bagi Cienciano sebelum melakoni laga penentu di kandang Botafogo. Tim tuan rumah mendominasi laga dengan 53,6 persen penguasaan bola, 29 tembakan ke gawang, serta 14 kali tendangan sudut, sementara Botafogo hanya membalas dengan tujuh tembakan.
Gol Cienciano dicetak oleh tandukan Matías Succar pada menit ke-18, disusul tembakan kaki kiri Neri Bandiera dua menit kemudian yang disahkan via VAR. Succar menambah gol pada menit ke-30 dan Marcos Martinich melepaskan tembakan jarak jauh yang mengubah skor menjadi 4-0 hingga turun minum.
Pada babak kedua, Botafogo sempat menipiskan jarak lewat eksekusi tendangan bebas Matheus Martins pada menit ke-49. Namun, Cienciano kembali menjauh melalui gol kedua Neri Bandiera di menit ke-62 dan gol ketiga Matías Succar pada menit ke-78.
Usai laga, Pelatih Cienciano Horacio Melgarejo menegaskan bahwa perbedaan nilai anggaran antarklub tidak memberikan pengaruh saat bertanding di lapangan.
"Tidak ada yang masuk ke lapangan membawa dompet," kata Horacio Melgarejo, Pelatih Cienciano.
Kemenangan telak tuan rumah ini memicu tanggapan kritis dari jurnalis Brasil yang mengaitkan hasil buruk Botafogo dengan faktor ketinggian wilayah Cusco serta menilai kualitas permainan Cienciano.
"Tim Cienciano adalah sampah. Apakah Cienciano bisa mencetak lebih dari 6 gol? Ya tentu saja mereka bisa tapi mengapa tidak melakukannya?
Karena mereka adalah sampah. Dan skor 6-0 itu bukan hal yang mustahil terutama bagi tim-tim yang bermain di ketinggalan," kata Jurnalis Brasil, Komentator Olahraga.
Pernyataan sinis tersebut langsung direspons keras oleh komentator olahraga program America TV Oscar del Portal yang menilai kritikan itu justru meningkatkan motivasi bertanding para pemain Cienciano.
"Saya akan katakan dua hal. Pertama katakan pada gadis itu: Nona Anda bicara omong kosong. Benar bukan?
Untuk memulainya. Dan kemudian video ini akan saya tunjukkan kepada para pemain Cienciano agar mereka termotivasi. Sangat bagus saya suka ketika ini terjadi.
Jadi Cienciano bermotivasi dan fokus tentu saja untuk menyingkirkan Botafogo sehingga nanti lidah itu bisa diam," kata Oscar del Portal, Komentator Olahraga America TV.
Cienciano dipastikan mengunci tiket perempat final Copa Sudamericana jika mengamankan hasil imbang, menang, atau kalah tidak melebihi selisih empat gol pada leg kedua. Sebaliknya, Botafogo wajib menang dengan selisih minimal lima gol untuk memaksa adu penalti atau enam gol untuk lolos langsung.