Scalvini Cedera Saat Atalanta Hadapi Hapoel Tel Aviv
Bek Atalanta Giorgio Scalvini terpaksa ditarik keluar akibat cedera pada awal babak pertama saat menjamu Hapoel Tel Aviv dalam leg pertama kualifikasi UEFA Conference League di New Balance Arena, Bergamo, Kamis, 20 Agustus 2026.
Pemain bertahan tersebut harus meninggalkan lapangan pada menit ke-26 dan digantikan oleh rekrutan anyar, Thomas Kristensen, yang menandai penampilan pertamanya bersama skuad Nerazzurri di kompetisi Eropa. Pihak klub masih melakukan pemeriksaan medis untuk memastikan tingkat keparahan cedera Scalvini.
Laga leg pertama play-off kualifikasi ini menjadi pertandingan resmi perdana Atalanta di bawah asuhan Maurizio Sarri musim ini, sebelum mereka melakoni laga pembuka Serie A melawan Sassuolo. Tim pemenang dari duel ini berhak mengamankan tiket langsung ke fase liga.
Pertandingan di Bergamo tersebut berlangsung di tengah pengawalan ketat kepolisian dan otoritas penerbangan sipil Italia. Sebanyak 350 personel polisi, didukung helikopter serta perangkat anti-drone, dikerahkan untuk mengamankan area sekitar stadion menyusul aksi protes politik luar ruang dari kelompok aktivis Global Sumud Flotilla.
Otoritas Penerbangan Sipil Nasional (Enac) juga menerbitkan larangan terbang di atas kawasan New Balance Arena. Sekitar 1.000 pendukung Hapoel Tel Aviv yang hadir di lokasi diarahkan ke area transit sebelum mendapat pengawalan khusus menuju tribun Curva Sud, sementara atribut terkait Palestina dilarang masuk ke area stadion.
Di tengah situasi pengamanan ketat dan absennya beberapa pemain inti seperti Charles De Ketelaere, Honest Ahanor, serta Kamaldeen Sulemana, pelatih Atalanta Maurizio Sarri memilih memfokuskan perhatian pada aspek teknis pertandingan.
"Sebuah pertandingan yang penting bagi kami. Kami mendapat hasil undian yang berat karena kami menghadapi tim dengan kualitas teknis yang tidak bisa dianggap remeh. Saya memperkirakan laga yang sulit dan ini jelas akan menjadi pertarungan," kata Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Sarri menambahkan bahwa timnya masih berada dalam tahap penyesuaian strategi dan pengembangan performa di lapangan.
"Saya menemukan lingkungan yang solid dan dengan rasa memiliki yang besar, jadi ada antusiasme dan juga sedikit rasa gugup. Kami adalah tim yang sedang menempuh sebuah proses, tetapi masih terus berkembang, kami menghadapi lawan yang sulit, dengan kualitas jauh lebih besar daripada yang mungkin dibayangkan dan dengan jumlah pertandingan resmi yang jauh lebih banyak daripada kami," ujar Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Juru taktik asal Italia tersebut juga menegaskan komitmen profesionalismenya untuk mengesampingkan Isu di luar lapangan.
"Saya di sini sebagai perwakilan klub, dan sebagai profesional, saya harus menghadapi setiap pertandingan yang dijadwalkan dengan target kemenangan," kata Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Mengenai pandangan pribadinya atas situasi geopolitik yang memicu aksi pemboikotan, Sarri enggan memberikan komentar dalam forum resmi.
"Ini adalah sikap seorang profesional. Jika Anda ingin menanyakan pendapat pribadi saya mengenai masalah ini, Anda harus menanyakannya secara pribadi," ujar Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Sarri mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai potensi kejutan dari tim tamu yang dinilainya memiliki skema serangan balik berbahaya.
"Hapoel Tel Aviv adalah tim yang tangguh, mereka memiliki serangan balik yang sangat berbahaya di babak penyisihan sejauh ini, dan lebih baik dari yang diperkirakan banyak orang," kata Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra mengingat rekor historis klub-klub Italia yang kerap menghadapi tantangan berat pada babak awal kompetisi Eropa.
"Secara historis, babak penyisihan selalu menyulitkan bagi tim-tim Italia, jadi kami harus bersiap dengan cara berbeda untuk ujian ini. Kami harus berusaha menyadari kemampuan kami," ujar Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Ketika ditanya mengenai spekulasi transfer pemain menjelang bergulirnya laga domestik, Sarri menolak memberikan komentar lebih jauh.
"Romagnoli? Rasanya tidak pantas bagi saya membicarakan pemain yang terdaftar untuk tim lain, kehadiran Giuntoli di sisi saya membuat saya merasa tenang," kata Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Ia menegaskan fokus utamanya saat ini berada pada jadwal pertandingan yang padat ketimbang urusan perburuan pemain di bursa transfer.
"Soal bursa transfer saya tidak tahu harus berkata apa: saya sedang berada dalam fase di mana harus memainkan empat pertandingan dalam 12 hari, dan saat ini saya tidak tertarik dengan bursa transfer. Untuk urusan itu ada Giuntoli dan saya sepenuhnya percaya kepadanya maupun kepada klub," ujar Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Atalanta dijadwalkan melanjutkan perjalanan mereka di kompetisi domestik dengan menghadapi Sassuolo pada laga pembuka Serie A akhir pekan ini.