Otoritas Italia Perketat Keamanan Laga Atalanta Kontra Hapoel Tel Aviv
Pihak berwenang Bergamo menerapkan kualifikasi pengamanan tingkat tinggi menjelang pertandingan kualifikasi Conference League antara Atalanta melawan Hapoel Tel Aviv pada Kamis, 20 Agustus 2026. Langkah ekstrim ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan aksi protes politik terkait konflik di Jalur Gaza.
Pengawasan ketat melibatkan pengerjaan 350 personel kepolisian yang didukung oleh helikopter serta peralatan anti-drone. Lembaga Penerbangan Sipil Nasional (Enac) bahkan telah menerbitkan larangan terbang di atas stadion New Balance Arena bagi seluruh jenis pesawat dan drone sejak Rabu sore hingga area stadion steril.
Sekitar 1.000 pendukung klub asal Israel tersebut dijadwalkan hadir dan bakal mendapat pengawalan langsung dari bandara Bergamo menuju tribun Curva Sud. Lokasi penyambutan suporter juga dipindahkan ke area Campo Utili yang berjarak lebih dekat dengan New Balance Arena guna meminimalisasi potensi bentrokan di pusat kota.
Pihak kepolisian melarang keras atribut atau bendera Palestina masuk ke dalam area New Balance Arena. Pengetatan ini dibarengi aksi kelompok Global Sumud Flotilla yang memproyeksikan tulisan 'Boycott Israel' ke dinding luar stadion sebagai bentuk protes terhadap keikutsertaan tim Israel di ajang UEFA.
Pelatih Atalanta, Maurizio Sarri, memilih bersikap diplomatis saat dimintai tanggapan mengenai desakan pembekuan klub-klub Israel dari kompetisi Eropa.
"Saya di sini sebagai perwakilan klub, dan sebagai profesional, saya harus menghadapi setiap pertandingan yang dijadwalkan untuk kami mainkan dengan tujuan meraih kemenangan," kata Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Sarri menegaskan fokus utamanya tetap pada aspek teknis lapangan ketimbang isu politik luar lapangan.
"Ini adalah sikap seorang profesional. Jika Anda ingin menanyakan pemikiran pribadi saya tentang masalah ini, Anda harus menanyakannya secara pribadi kepada saya," ujar Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Mengenai kekuatan calon lawannya, Sarri menilai wakil Israel itu memiliki potensi bahaya melalui skema serangan balik cepat.
"Hapoel Tel-Aviv adalah tim yang tangguh, mereka memiliki beberapa serangan balik yang sangat berbahaya di babak penyisihan sejauh ini, dan mereka lebih baik dari yang dikira banyak orang," tutur Maurizio Sarri, Pelatih Atalanta.
Atalanta sendiri harus tampil tanpa Charles De Ketelaere, Honest Ahanor, dan Kamaldeen Sulemana akibat cedera. Untuk mengantisipasi laga ini, Sarri menurunkan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan lini depan yang diisi oleh Nicola Zalewski, Gianluca Scamacca, dan Giacomo Raspadori.