Fraksi Golkar Merotasi Pimpinan dan Anggota AKD DPR RI

Share

Fraksi Partai Golkar DPR RI merombak komposisi pimpinan dan anggota Alat Kelengkapan Dewan periode 2024–2029 berdasarkan surat resmi nomor SJ.00.1384/FPG/DPRRI/VIII/2026 tertanggal 14 Agustus 2026.

Keputusan yang ditandatangani Ketua Fraksi Partai Golkar M. Sarmuji tersebut mengubah penempatan legislator di Komisi I hingga XIII serta sejumlah badan seperti Bamus, Banggar, Baleg, dan MKD.

Lewat pergeseran ini, mantan Ketua DPR dan MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang sebelumnya berada di Komisi III kini ditugaskan sebagai anggota biasa di Komisi II DPR RI.

Perubahan pimpinan terjadi pada Komisi X yang kini diketuai Agung Widyantoro menggantikan Hetifah Sjaifudian, sementara Hetifah digeser menjadi anggota Komisi VIII.

Posisi Ketua Komisi XII dijabat Melchias Marcus Mekeng menggantikan Bambang Patijaya yang beralih menjadi Kapoksi Golkar di Komisi XII.

Jabatan Wakil Ketua Komisi II diserahterimakan dari Zulfikar Arse Sadikin kepada Agun Gunanjar Sudarsa, sedangkan kursi Wakil Ketua Komisi III yang sempat kosong diisi oleh Daniel Mutaqien Syafiuddin.

Selain itu, Gde Sumarjaya Linggih ditunjuk menjadi Sekretaris Fraksi Golkar DPR menggantikan Sari Yuliati yang dilantik sebagai Wakil Ketua DPR menggantikan Adies Kadir.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar M. Sarmuji membenarkan adanya perombakan struktur pengurusan di internal parlemen tersebut.

"Ini tour of duty yang normal saja sesuai kebutuhan fraksi," ujar Sarmuji kepada awak media, Rabu (19/8/2026).

Sarmuji menjelaskan bahwa perpindahan tugas ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para anggota dewan dari Fraksi Golkar.

"Penugasan di komisi yang berbeda akan memperkaya kemampuan anggota di berbagai sektor," pungkasnya.

Sarmuji menambahkan bahwa penyesuaian susunan anggota ini mencakup pergeseran pimpinan di sejumlah alat kelengkapan dan fraksi.

"Tour of duty biasa saja sesuai kebutuhan fraksi. Ada yang naik ke pimpinan fraksi ada yang pindah pimpinan alat kelengkapan, ada yang bergeser untuk pengayaan tugas lintas sektor," kata Sarmuji saat dikonfirmasi, dikutip Kamis (20/8/2026).

Ia memaparkan bahwa perubahan susunan pimpinan tersebut melingkupi lima komisi serta dua unit badan lain di DPR RI.

"Ada lima komisi dan dua AKD lain yang pimpinannya berubah. Demikian juga dengan pimpinan fraksi juga ada perubahan," katanya.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: DPR RI Golkar Rotasi AKD
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author