Perahu Terbalik di Sokoto Nigeria Mengakibatkan 51 Orang Tewas

Share

Sebuah perahu yang mengangkut puluhan penumpang terbalik di negara bagian Sokoto, Nigeria barat laut, pada Kamis (20/8/2026). Insiden tragis tersebut mengakibatkan sedikitnya 51 orang tewas tenggelam di lokasi kejadian.

Peristiwa naas yang menimpa warga setempat itu terjadi di jalur air distrik Goronyo, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pihak berwenang bersama tim penyelamat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya evakuasi korban.

Mantan anggota dewan desa Gorau, tempat kecelakaan berlangsung, mengonfirmasi tingginya angka insiden serupa di wilayah tersebut. Menurut keterangannya, puluhan warga lokal dilaporkan meninggal akibat tenggelam setiap tahunnya.

"Situasinya buruk," ujar Ibrahim Musa, mantan anggota dewan desa Gorau.

Proses pencarian dan penanganan jenazah korban langsung dilakukan oleh warga setempat tak lama setelah peristiwa terjadi.

"Kami sudah memakamkan 46 jenazah, dan lima jenazah lainnya baru saja diangkat dari sungai," kata Ibrahim Musa.

Kondisi muatan perahu diduga menjadi penyebab utama kapal tersebut tidak mampu bertahan di atas air. Seorang saksi mata menyebutkan kapal langsung hilang kendali tidak lama setelah lepas landas.

"Para penumpang sedang menuju ke lahan pertanian di seberang sungai. Sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak. Beberapa gadis di antaranya akan segera menikah," ujar Ilyasu Adamu, seorang petani setempat yang menyatakan perahu tersebut jelas kelebihan muatan dan tenggelam satu menit setelah berangkat.

Upaya pencarian korban lainnya masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan. Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) menurunkan tim untuk menyisir area sungai.

"Kami saat ini berada di lokasi kecelakaan perahu dan telah memulai upaya penyelamatan," kata Dahir Kure, juru bicara NEMA negara bagian Sokoto.

Otoritas penanggulangan bencana daerah masih mengumpulkan data resmi terkait jumlah pasti seluruh penumpang perahu tersebut.

Kure mengatakan ia belum bisa segera memberitahu jumlah korban, seraya menyebutkan bahwa pihak berwenang masih "mengumpulkan informasi yang diperlukan terkait insiden tersebut".

Kecelakaan perahu di Nigeria kerap dipicu oleh kelebihan muatan, kondisi armada yang buruk, serta minimnya kepatuhan standar keselamatan. Insiden serupa terjadi bulan lalu di negara bagian Jigawa yang menewaskan lima orang, serta pada Januari lalu yang menewaskan 26 petani dan nelayan saat melintas menuju negara bagian Yobe.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author