Polisi Selidiki Kasus Asusila WNA dan Dua Wanita di Canggu Bali
Polisi kini menyelidiki kasus tindakan asusila yang melibatkan seorang warga negara asing (WNA) dan dua wanita di Jalan Pantai Batu Bolong, Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, pada Kamis dini hari.
Peristiwa itu terekam dalam rekaman CCTV yang viral di media sosial, menunjukkan aksi tidak senonoh sekitar pukul 02.33 Wita di depan pintu masuk rumah warga berinisial NLM (25).
Berdasarkan hasil penyelidikan, pria WNA tersebut tampak mengeluarkan uang dari dompetnya sebelum melakukan tindakan asusila dengan dua wanita lokal yang kemudian melarikan diri bersama menggunakan sepeda motor.
Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana mengatakan, "Kami sudah datangi lokasi dan mengumpulkan bahan keterangan. Saat ini anggota Unit Reskrim sedang melakukan identifikasi lanjutan untuk mengungkap identitas para pelaku."
Polisi juga melakukan analisis terhadap rekaman CCTV dan mendatangi titik lokasi kejadian untuk mengumpulkan petunjuk lebih lanjut.
"Dari rekaman kamera pengawas terlihat jelas ada interaksi transaksi uang sebelum tindakan asusila itu terjadi. Setelah melakukan aksi tersebut, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian," ujar Sukadana.
Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti dari Polres Badung menambahkan, "Berdasarkan pengecekan di lapangan, kejadian tersebut terjadi di depan rumah warga berinisial NLM pada Kamis sekitar pukul 02.33 Wita."
Inastuti menjelaskan NLM awalnya mendengar bisikan suara di depan rumah saat sedang bermain game, lalu memeriksa rekaman CCTV yang memperlihatkan tiga orang tersebut melakukan perbuatan asusila.
"Dalam rekaman CCTV terlihat bule tersebut mengeluarkan sejumlah uang dari dompetnya. Selanjutnya kedua wanita tersebut diduga melakukan perbuatan asusila terhadap pria tersebut," jelas Inastuti.
Setelah kejadian, kedua wanita meninggalkan lokasi terlebih dahulu, diikuti pria WNA yang bersama-sama pergi ke utara Jalan Pantai Batu Bolong dengan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam.
NLM mengunggah video itu ke media sosial untuk memberikan efek jera karena sebelumnya sering menjumpai perilaku tidak tertib di lokasi tersebut.
Kasus ini kini ditangani Satuan Reskrim Polsek Kuta Utara dengan langkah pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan CCTV, dan olah tempat kejadian perkara untuk mengidentifikasi pelaku.
"Kami terus mengumpulkan petunjuk di lapangan agar para terduga pelaku bisa segera diamankan," tutup Sukadana.