Longsor Tambang Emas Tradisional di Afrika Tengah Tewaskan 100 Orang

Share

Bencana longsor melanda kawasan tambang emas tradisional yang dikelola rakyat di Desa Zemboye, Republik Afrika Tengah, pada Selasa (18/8/2026). Musibah ini mengakibatkan lebih dari 100 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya masih tertimbun tanah.

Tim penyelamat dilaporkan telah menemukan lebih dari 100 jenazah di lokasi kejadian hingga Rabu (19/8/2026). Meski begitu, jumlah korban jiwa diprediksi masih akan bertambah seiring proses pencarian dan evakuasi yang terus berjalan, sebagaimana dilansir dari The Guardian pada Kamis (20/8/2026).

Gubernur Provinsi Timur Kamerun, Gregoire Mvongo, mengonfirmasi bahwa sedikitnya tiga warga negaranya turut menjadi korban tewas dalam insiden maut tersebut.

Sementara itu, para korban selamat telah dievakuasi ke rumah sakit di Baboua yang berjarak sekitar 50 kilometer dari area tambang untuk menjalani perawatan medis. Pihak berwenang setempat kini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna memverifikasi penyebab pasti memicu terjadinya tanah longsor.

Kecelakaan di area pertambangan rakyat terbilang sering melanda kawasan Afrika akibat kondisi lubang tambang yang dibiarkan terbuka tanpa perlindungan. Risiko bahaya meluap saat curah hujan tinggi membuat struktur tanah rapuh, ditambah para penambang bekerja tanpa peralatan keselamatan yang memadai.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author