Mengenal Ranggah Rusa dan Proses Pertumbuhannya Setiap Tahun
Tanduk rusa yang megah dan tampak kokoh sebenarnya dikenal dengan istilah ranggah. Dilansir dari Detikcom, organ ini tumbuh hingga rusa mencapai usia dewasa. Ranggah tidak tergolong sebagai tanduk sejati atau permanen.
Karakteristik ini berbeda dengan tanduk milik mamalia lain seperti kerbau dan kambing. Pertumbuhan ranggah dimulai saat rusa jantan memasuki masa pubertas. Walau umumnya hanya dimiliki pejantan, beberapa rusa betina juga dapat menumbuhkannya.
Ranggah terbentuk dari jaringan tulang yang diselimuti oleh lapisan kulit. Pertumbuhannya berawal dari tonjolan tulang kecil yang dinamakan pedikel.
Siklus pertumbuhannya dipengaruhi oleh kadar hormon testosteron dalam darah rusa. Perubahan hormon ini juga berkaitan erat dengan durasi panjangnya siang hari. Ketika musim kawin usai, sel osteoklas di tepi pedikel akan mengikis kadar mineralnya. Kondisi ini membuat ranggah akhirnya terlepas dari bagian pedikel.
Proses penanggalan tersebut meninggalkan luka terbuka pada pedikel. Luka lalu mengalami pendarahan, mengering, hingga membentuk keropeng dalam beberapa minggu. Dua hingga tiga minggu setelah pedikel pulih, ranggah baru akan tumbuh kembali. Pada rusa ekor putih, siklus peluruhan ini biasanya berlangsung sejak akhir Januari hingga Maret.
Fungsi dan Keragaman Jenis Ranggah Rusa
Secara anatomis, ranggah memiliki inti tulang utuh bertapis keratin. Bagian dalamnya berupa tulang spons yang kaya pembuluh darah untuk menyuplai nutrisi pertumbuhan. Bagian luar ranggah terdiri atas tulang kompak yang padat dan keras.
Struktur luar ini memberikan kekuatan saat rusa menggunakannya untuk bertarung. Bagi rusa jantan, ranggah berfungsi untuk menunjukkan dominasi serta alat bertarung selama musim kawin. Begitu musim kawin usai, fungsinya berakhir dan organ ini akan tanggal.
Bentuk serta ukuran ranggah sangat bervariasi bergantung pada spesiesnya. Moose memiliki ranggah terbesar yang panjangnya dapat mencapai 1,5 meter dengan pola bercabang.
Spesies elk juga memiliki bentuk ranggah bercabang. Sementara itu, rusa jenis dama-dama memiliki bentuk ranggah yang melengkung khas ke arah luar dan atas. Proses lepas dan tumbuhnya kembali ranggah saban tahun menjadi salah satu fenomena regenerasi organ paling unik pada kelompok hewan mamalia.