Manfaat Minum Kopi Setiap Hari untuk Memelihara Kesehatan Hati

Share

Kebiasaan mengonsumsi kopi harian rupanya memberikan efek perlindungan yang nyata bagi organ hati atau liver. Seperti dikutip dari Detik Health, konsumsi rutin minuman ini mampu menunjang fungsi vital hati dalam mengolah nutrisi dan menyaring racun.

Hati kerap mengalami tekanan berulang yang berisiko memicu terbentuknya jaringan parut berlebih atau fibrosis. Jika kondisi ini dibiarkan memburuk, masalah kesehatan tersebut dapat berkembang menjadi sirosis yang bersifat permanen.

Risiko komplikasi berbahaya akibat sirosis mencakup kelelahan kronis, penyakit kuning, hingga kegagalan fungsi hati. Kendati demikian, kebiasaan minum kopi secara teratur mampu menekan potensi timbulnya kerusakan serius pada organ tersebut.

"Kopi dapat mengurangi risiko fibrosis dan sirosis hati. Ini merupakan salah satu temuan yang paling konsistent didukung oleh berbagai penelitian," kata ahli gizi Johannah Katz, M.A., RD, dikutip dari Verywell Health.

Berdasarkan data meta-analisis, orang yang rutin mengonsumsi kopi memiliki risiko 25 hingga 40 persen lebih rendah terkena fibrosis lanjut dan sirosis. Perlindungan optimal umumnya terlihat pada konsumsi dua hingga tiga cangkir per hari.

Saat organ hati mengalami kerusakan atau tekanan, kadar enzim seperti alanine transaminase (ALT) serta aspartate transaminase (AST) akan meningkat di dalam darah. Konsumsi kopi terbukti membantu menekan kenaikan kadar kedua enzim tersebut.

Kandungan senyawa aktif dalam biji kopi berperan aktif menjaga kestabilan enzim. Hal ini membantu meminimalkan risiko peradangan yang merusak sel-sel penting di dalam hati.

"Kopi dapat membantu melindungi hati dengan mengurangi peradangan dan menurunkan kadar enzim hati, berkat kandungan polifenol dan diterpen yang mendukung proses detoksifikasi alami hati," ujar ahli gizi Whitney Stuart, M.S., RD.

Asupan kopi harian juga berhubungan erat dengan turunnya risiko penyakit hati berlemak nonalkohol atau non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD), yang kini dikenal sebagai MASLD, hingga risiko kanker hati.

Namun, penyajian minuman ini perlu diperhatikan secara cermat. Tambahan gula, sirup, atau krimer berlebih dapat menghilangkan manfaat alami tersebut, sehingga penyajian kopi hitam lebih disarankan.

Perlindungan Antioksidan dari Stres Oksidatif

Sifat protektif kopi tidak lepas dari kandungan antioksidan tinggi, seperti asam klorogenat dan melanoidin. Senyawa ini bekerja menetralkan radikal bebas yang memicu stres oksidatif pada sel hati.

Stres oksidatif sendiri menjadi salah satu pemicu utama timbulnya gangguan liver, termasuk hepatitis dan penyakit hati berlemak. Konsumsi kopi dalam porsi wajar membantu menguatkan sistem pertahanan alami organ ini.

Meski memiliki beragam potensi kebaikan, kebiasaan minum kopi tidak bisa dijadikan satu-satunya pengganti pola makan sehat atau pengobatan medis bagi penderita penyakit hati.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author