Pemkot Bandung Targetkan 24 Juta Wisatawan Setelah Bandara Husein Dibuka Kembali
Pemerintah Kota Bandung menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 24 juta hingga akhir 2026 setelah Bandara Husein Sastranegara kembali dioperasikan, menurut dilansir dari Detik Travel.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebutkan saat ini sudah tercatat sekitar 12 juta kunjungan wisatawan ke Kota Bandung. Targetnya, angka tersebut dapat meningkat dua kali lipat menjadi 23-24 juta hingga akhir tahun ini.
Farhan menambahkan bahwa meskipun optimisme tinggi, aspek pengalaman penumpang pasca-pembukaan kembali bandara masih perlu evaluasi lebih lanjut.
"Euforianya sih dapat. Tapi realisasinya ini memang belum kita ukur dengan benar. Sejauh ini Kota Bandung itu sudah mendapatkan 12 juta kunjungan, kami perkirakan sampai bisa 23-24 juta kunjungan di akhir tahun," ujar Farhan.
Menurut Farhan, Pemkot Bandung memasang target ambisius terkait reaktivasi Bandara Husein. Pada tahun pertama operasional penerbangan jet, bandara diharapkan bisa melayani minimal 1 juta penumpang, atau sekitar 3.000 penumpang per hari.
Kapasitas Bandara Internasional Husein Sastranegara disebut mencapai 2,7 juta penumpang per tahun. Kondisi ini mendukung konektivitas Kota Bandung yang sudah kuat, termasuk akses melalui jalur kereta api dan jaringan jalan tol.
"Bandung sudah sangat terkoneksi dengan sangat baik," tambah Farhan.
Farhan juga menilai peningkatan kunjungan wisatawan asing bisa menjadi pintu masuk investasi asing langsung ke Kota Bandung.
Meski optimis, Farhan mengatakan Bandung masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbesar arus investasi asing, terutama dengan menjadikan kota ini sebagai pusat keuangan (financial hub).
"Kalau Bandung sudah jadi financial hub, asuransi, saham dan surat berharga lainnya, investasi asing pasti akan masuk lebih banyak," jelasnya.
Farhan menegaskan target minimal 1 juta penumpang pada tahun pertama harus tercapai dan berharap angka ini bisa meningkat signifikan.
"Target kita setahun pertama ini minimal bisa dapat 1 juta penumpang. Mudah-mudahan ini bisa bertambah dengan signifikan," pungkasnya.