IGTKI PGRI Lampung Gelar Senam Bersama dan Kampanye Nutrisi Anak

Share

Pengurus Pusat Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Senam Bersama Anak Indonesia Hebat di Lapangan Korpri, Bandar Lampung, Kamis (20/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Health. Acara yang berkolaborasi dengan kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42 sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia.

Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Lampung, Supinah, menegaskan bahwa kolaborasi dari seluruh pihak sangat dibutuhkan dalam mengawal serta mendampingi tumbuh kembang anak-anak di wilayah Lampung. Kegiatan aktivitas fisik ini dirancang khusus untuk membentuk karakter dan mengasah kemampuan bersosialisasi anak sejak usia dini.

"Dari senam anak-anak belajar bergerak bersama, bergembira, menjaga kesehatan, membangun keberanian, dan melatih kekombakan serta belajar bersosialisasi dengan teman-teman antarsekolah TK. Inilah semangat yang ingin dibangun bersama antara anak TK Provinsi Lampung yang sehat, cerdas, aktif, dan percaya diri," ujar Supinah, Kamis (20/8/2026).

Ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan hak dasar serta pembuatan lingkungan yang aman bagi anak, mulai dari lingkup keluarga, sekolah, hingga tingkat kebijakan pemerintah.

"Jika disandingkan bersama memperingati Hari Anak Nasional ke-42, maka mengingatkan kepada kita bahwa anak bukan sekedar generasi penerus bangsa, anak adalah pemilik masa depan bangsa. Di tangan mereka, masa depan bangsa akan ditentukan," lanjut Supinah.

Selain itu, kehadiran penuh orang tua serta pendidik saat anak menghadapi masa-masa sulit atau kegagalan dianggap sangat vital dalam proses pendampingan karakter mereka.

"Rumah adalah tempat pertama yang aman dan dicintai. Sekolah adalah menjadi tempat belajar, bersosialisasi tanpa rasa takut… Masyarakat menjadi tempat lingkungan yang melengkungi anak-anak dan menghargai anak. Sedangkan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat kebijakan dan layanan yang berpihak kepada kepentingan terbaik anak-anak di Lampung ini," jelas Supinah.

Pendampingan secara emosional dan moral diharapkan dapat mencetak generasi yang seimbang antara kemampuan akademik dan kebaikan hati.

"Mari kita hadir untuk anak-anak kita, bukan hanya ketika anak kita berhasil membanggakan dan berprestasi, tetapi kita juga harus hadir jika anak-anak kita membutuhkan pertolongan atau dalam hal ini gagal," ungkap Supinah.

Momentum peringatan ini turut menegaskan kembali komitmen bersama dalam membina tumbuh kembang anak secara menyeluruh di Provinsi Lampung.

"Oleh karena itu, peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi semakin bermakna karena disandingkan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Anak-anak provinsi Lampung harus tumbuh menjadi generasi yang pintar secara akademik tetapi juga tumbuh menjadi anak yang memiliki hati yang baik," jelas Supinah.

Dalam kesempatan yang sama, Kalbe Consumer Health melalui produk Sakatonik ABC Curcuma Madu menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah untuk menyiapkan Generasi Emas 2045. Kesiapan asupan gizi harian anak sejak dini dipandang sebagai faktor kunci menuju 100 tahun kemerdekaan Indonesia.

Head of Vitamin Category Kalbe Consumer Health, Revi Octaria, menyebutkan bahwa persoalan anak yang sulit makan masih menjadi kendala utama yang sering dihadapi oleh para ibu.

"Kita tahu bahwa 2045 itu ada generasi emas ya, 2045 usia kemerdekaan udah 100 tahun, gimana caranya dari Sakatonik ABC men-support generasi yang akan datang dari segi nutrisi, nutrisi itu kan juga yang pasti utamanya dari makan yang dimakan," ujar Revi Octaria.

Guna mengatasi hambatan asupan makanan tersebut, pihaknya mengusung Gerakan Makan Tanpa Drama dengan menghadirkan solusi penambah nafsu makan berbentuk tablet hisap.

"Kalo misalkan asupan makan terhambat karena anak-anak gak nafsu makan, Sakatonik ABC Curcuma Madu ini datang sebagai solusi agar anak memilik nafsu makan yang baik sehingga tidak ada drama (makan) antara ibu dan anak," jelas Revi Octaria.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author