Benat Fernandez Kunci Kursi Moto3 2027 dan Pimpin Red Bull Rookies
Pembalap Spanyol Benat Fernandez memimpin klasemen Red Bull Rookies Cup 2026 setelah mengumpulkan 148 poin dari enam kali naik podium. Keberhasilan tersebut diiringi kepastian dirinya mengamankan tempat di ajang Moto3 2027 bersama tim Level Up MTA.
Pencapaian Fernandez menempatkannya di atas pembalap Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang menduduki peringkat ketiga klasemen sementara. Ramadhipa berada di posisi tersebut dengan selisih 37 poin dari sang pemuncak klasemen.
Meski telah mengamankan kontrak untuk tampil reguler di tingkat kejuaraan dunia musim depan, Fernandez menegaskan komitmennya untuk tidak mengendurkan performa pada sisa kompetisi tahun ini. Kepada media Motosan yang dilansir Juara.net, ia menyampaikan penjelasannya mengenai fokusnya saat ini.
"Tidak sama sekali," tegas Fernandez.
Fernandez menilai dirinya justru memiliki beban lebih besar untuk membuktikan kualitasnya sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
"Itu karena saat ini saya harus berjuang lebih keras lagi," kata Fernandez.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi performa agar mampu mempertahankan reputasinya sebagai calon pembalap Moto3.
"Saya tidak merasa tenang sebab saya harus membuktikan diri," tutur Fernandez.
Pembalap asal Andoain tersebut juga melihat peluang besar untuk menutup musim ini dengan raihan gelar juara.
"Memang ada peluang untuk menyabet gelar juara dunia, benar bukan?" ujar Fernandez.
Ia menambahkan bahwa hasil akhir pada musim berjalan menjadi hal krusial untuk momentum karier balapnya.
"Kendati demikian, gelar juara itu tidak akan ada gunanya kalau saya di musim selanjutnya finis ke-20," tegas Fernandez.
Fernandez menutup penjelasannya dengan menekankan pentingnya performa berkelanjutan dalam ajang balap profesional.
"Pada akhirnya, kehebatan Anda yang terkenang bukanlah yang telah lalu," sambung Fernandez.
Selain persaingan musim ini, Fernandez memiliki rekam jejak rivalitas panjang sejak era mini-bike dengan Maximo Quiles, pimpinan klasemen sementara Moto3 2026. Quiles sendiri dipastikan bakal naik ke kelas Moto2 pada musim depan.
"Ya, saya sudah sering melawan dia sejak masih menggunakan mini-bike," kenang Fernandez.
Persaingan panjang tersebut memberi dinamika tersendiri bagi perjalanan karier Fernandez menuju level kejuaraan dunia.
"Saya sudah sering mengalahkan dia… Pada akhirnya, berada di penjara yang tepat seperti yang dikatakan Efren," tutur Fernandez.
Fernandez memberikan tanggapan mengenai peta persaingan dan komposisi pembalap yang akan melangkah ke ajang selanjutnya.
"Akhirnya memang ada sedikit kejutan di sana," kata Fernandez.
Pernyataan tersebut disampaikan Fernandez terkait situasi persaingan yang ia hadapi saat ini.
"Sebab malah hanya ada saya sendirian," tambah Fernandez.