Jasa Marga Lakukan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Kualitas
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance, terus menggelar pekerjaan preservasi jalan tol secara berkala guna memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tetap aman dan lancar bagi masyarakat, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Kamis (20/8/2026).
Pemeliharaan fisik ini dinilai sangat mendesak akibat tingginya beban lalu lintas harian serta dampak lalu lintas kendaraan bermuatan berlebih (ODOL) yang mempercepat kerusakan perkerasan jalan.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa pemeliharaan secara rutin menjadi kunci utama dalam menjaga tingkat keandalan seluruh ruas jalan tol yang dikelola perusahaan.
"Jasa Marga terus melanjutkan pekerjaan preservasi secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas jalan tol tetap prima. Kami memahami pekerjaan preservasi dapat berdampak terhadap perjalanan pengguna jalan, sehingga pelaksanaannya dilakukan secara terencana," ujar Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga.
Untuk meredam risiko kemacetan lalu lintas, sebagian besar proses pengerjaan digeser ke jadwal malam hingga dini hari saat volume kendaraan menurun. Selama proses perbaikan, lajur yang terdampak ditutup sebagian dengan pengawasan petugas operasional selama 24 jam.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan preservasi berlangsung. Kami berupaya meminimalkan dampak terhadap perjalanan masyarakat melalui pengaturan lalu lintas, pemilihan waktu pekerjaan hingga pengamanan di lokasi," jelas Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga.
Pelaksanaan perbaikan jalan tol ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol. Jenis pengerjaan fisik yang diterapkan meliputi penambalan (patching), Scrapping & Filling (SF), serta rekonstruksi perkerasan pada ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Jalan Tol Dalam Kota, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Pengguna jalan dianjurkan memantau kondisi lalu lintas secara berkala melalui aplikasi Travoy atau mengontak Call Center 133 sebelum memulai perjalanan.