Fisika Jadi Kunci Utama Kelulusan SKB STMKG 2026
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika membuka pendaftaran Penerimaan Taruna Baru tahun akademik 2026/2027 pada 18 hingga 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN dan laman resmi instansi. Hasil ujian mata pelajaran Fisika ditetapkan sebagai penentu utama kelulusan peserta pada tahap Seleksi Kompetensi Bidang jika terdapat nilai akhir yang setara antar pendaftar. Bobot penilaian SKB mencakup 80 soal pilihan ganda berdurasi 90 menit yang terdiri atas 32 soal Fisika, 28 soal Matematika, dan 20 soal Bahasa Inggris tanpa penerapan sistem minus.
Pengutamaan nilai Fisika diterapkan karena seluruh program studi D4 di instansi tersebut, yakni Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan Instrumentasi-MKG, menjadikan Fisika sebagai dasar keilmuan utama.
Apabila nilai Fisika dan Matematika antar peserta tetap berstatus sama, maka seluruh pendaftar pada pemeringkatan tersebut dinyatakan lulus selama tidak memperoleh nilai nol pada seluruh mata pelajaran. Alokasi penerimaan tahun ini menyediakan 130 kuota yang terbagi menjadi 60 formasi jalur Nasional serta 70 formasi jalur Afirmasi untuk wilayah Papua, Kepulauan Riau, NTT, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan.
Rincian kuota per program studi mencakup 50 formasi D4 Meteorologi, 30 formasi D4 Instrumentasi-MKG, 25 formasi D4 Klimatologi, serta 25 formasi D4 Geofisika. Persyaratan pendaftar mewajibkan usia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 November 2026, sehat jasmani, belum menikah, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Proses pendaftaran diawali dengan pembuatan akun dan pembayaran awal sebesar Rp75.000 di sistem STMKG, dilanjutkan pengunggahan berkas pada portal SSCASN Sekolah Kedinasan, serta pembayaran ujian CAT BKN sebesar Rp100.000 setelah lolos seleksi administrasi.