Warga Tertabrak KRL di Tebet, Jakarta Selatan, Evakuasi Sudah Selesai

Share

Seorang warga tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) yang melintas di antara Stasiun Cawang dan Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi. Korban yang sempat duduk di pos perlintasan ditemukan tewas setelah kecelakaan tersebut, dilansir dari Detikcom.

Evakuasi mayat korban selesai sekitar pukul 09.15 WIB dengan petugas KAI yang masih berjaga di lokasi. Warga sekitar, Een (57), menceritakan korban sempat duduk bersama penjaga pos sebelum kejadian.

"Sekitar 06.15 WIB itu kita masih nganter kopi itu ke pos yang jaga. Dia (korban) lagi duduk di situ, memang biasanya nongkrong nggak pagi, nggak sore. Namanya ngadem ya, orang sini banyak juga," ujar Een.

Een juga sempat menawarkan kopi kepada korban, namun ditolak. Sekitar pukul 06.30 WIB, KRL datang dari arah Stasiun Cawang ke Tebet dan palang perlintasan diturunkan seperti biasa.

"Sekitar 06.30 yang jaga pada lihatnya ke arah kereta (Cawang), tutup palang tiba-tiba kedengeran suara 'bruk'. Ngiranya apa gitu batu atau apa," jelas Een.

"Eh tiba-tiba yang jaga teriak 'eh bang Saak (korban) ke mana', nggak ada yang ngeh. Pas kereta berhenti aja baru ketahuan. Ternyata ketabrak," tambah dia.

Korban terpental sekitar 10 meter dari pos perlintasan hingga patok nomor 9 dengan luka parah di kepala akibat tabrakan.

"Mental itu ke sono nomor 9. Itu kereta kencang, kalau badannya utuh, cuma bagian kepalanya ya itu yang hancur," ujar Een.

Peristiwa ini membuat banyak warga berkumpul di lokasi. Polisi melakukan evakuasi korban hingga sekitar pukul 08.30 WIB.

Warga lain, Bang Jek, menyatakan penjaga perlintasan fokus pada arah datangnya kereta dan tidak menyadari korban berjalan saat KRL melintas.

"Dia (korban) lagi duduk aja di pos. Ada beberapa orang di sini, cuma posisinya kita lihatnya ka ke arah kereta. Tiba-tiba dia hilang, eh ketabrak ternyata," kata Bang Jek.

Sebelumnya, perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota sempat terhambat akibat kejadian ini. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda meminta maaf atas keterlambatan tersebut.

"Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuterline Bogor-Jakarta Kota sehubungan KA 1183 tertemper orang di antara stasiun Pasar Minggu-Manggarai pada jam 06.35, di KM 12+7 dekat Stasiun Tebet," ujar Karina Amanda.

Keterlambatan tersebut menyebabkan penumpukan penumpang di sejumlah stasiun.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: kecelakaan KRL Tebet
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author