Thailand Pertemukan Vietnam di Final Piala AFF 2026
Tim nasional Thailand dipastikan akan berhadapan dengan Vietnam pada partai puncak Piala AFF 2026 setelah kedua tim menyelesaikan babak semifinal pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kepastian duel klasik ini didapat usai Thailand unggul agregat 4-3 atas Singapura, sementara Vietnam menundukkan Malaysia dengan agregat 4-0.
Pertemuan pada edisi kali ini merupakan laga final ketiga secara beruntun bagi kedua tim, sekaligus bentrokan keempat mereka di partai puncak sepanjang sejarah kompetisi. Babak final akan digelar dalam format dua leg pada 22 Agustus di Stadion Rajamangala, Bangkok, dan leg kedua di Stadion My Dinh pada 26 Agustus.
Thailand melangkah ke final meski sempat menelan kekalahan 1-2 dari Singapura pada laga leg kedua di Stadion Rajamangala. Kekalahan tersebut tidak menghalangi kelulusan skuad War Elephants karena telah mengantongi kemenangan 3-1 pada pertemuan pertama di Stadion Jalan Besar, Singapura.
Pada laga pertama semifinal yang berlangsung 15 Agustus 2026, Teerasak Poelphimai menjadi bintang kemenangan Thailand lewat dua gol yang dicetaknya pada babak pertama, disusul gol Seksan Ratree di awal babak kedua. Singapura hanya mampu membalas lewat gol Ilhan Fandi pada menit ke-84.
Evaluasi usai laga pertama sempat dilontarkan oleh pelatih Thailand, Anthony Hudson, yang menegaskan bahwa timnya belum aman meski mengantongi kemenangan di markas lawan.
"Kami sangat jelas bahwa ini baru separuh pertandingan. Kami harus kembali ke Bangkok dan memastikan bisa memberikan penampilan yang bahkan lebih baik," kata Anthony Hudson, Pelatih Timnas Thailand.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut juga menyoroti kegagalan timnya dalam mengontrol penguasaan bola secara penuh sepanjang laga pertama. Hudson menambahkan bahwa Singapura merupakan lawan yang sulit ditaklukkan berdasarkan rekam jejak performa mereka.
"Tujuan kami datang ke sini adalah memenangkan pertandingan, lalu kembali ke Bangkok, memperbaiki apa yang perlu diperbaiki dan memberikan penampilan yang lebih baik," kata Anthony Hudson, Pelatih Timnas Thailand.
Di sisi lain, kekalahan pada leg pertama diakui oleh pelatih Singapura, Gavin Lee, sebagai akibat dari kesalahan yang dimanfaatkan secara efektif oleh skuad lawan. Meski demikian, Lee menegaskan skuadnya tidak akan menyerah dalam mengejar ketertinggalan.
"Kami tahu dalam perjalanan ini akan selalu ada hambatan. Ini hambatan pertama yang kami hadapi. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana kami mengatasinya dan terus melangkah," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.
Dukungan dari para suporter di Stadion Jalan Besar turut dinilai Lee sebagai modal penting bagi para pemainnya untuk tetap memberikan perlawanan maksimal hingga akhir babak semifinal.
"Jika para suporter tidak menyerah kepada kami, kami juga tidak boleh menyerah pada diri sendiri," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.
Sementara itu, jalan Vietnam menuju laga puncak terasa lebih mulus setelah menyapu bersih kemenangan di dua pertemuan semifinal melawan Malaysia. Skuad The Golden Star Warriors membuka keunggulan lewat kemenangan 2-0 pada leg pertama di Stadion Kuala Lumpur, 16 Agustus 2026.
Kemenangan pertama Vietnam disumbangkan oleh gol sundulan Nguyen Xuan Son menjelang turun minum, serta gol bunuh diri pemain Malaysia Faris Danish pada menit ke-86. Tim asuhan Vietnam kemudian mengunci tiket final lewat kemenangan identik 2-0 pada leg kedua di Stadion My Dinh.
Catatan sejarah mencatat Vietnam meraih gelar juara Piala AFF pertama mereka pada 2008 usai mengalahkan Thailand dengan agregat 3-2. Thailand membalas pada final edisi 2022 dengan keunggulan agregat 3-2, sebelum Vietnam kembali merebut trofi pada edisi 2024 lewat agregat 5-3.