Polisi Tangkap Sopir Truk Terlindas Kernet di Bandar Lampung
Aparat Polresta Bandar Lampung menangkap seorang sopir truk berinisial MAS (35) setelah kendaraan yang dikemudikannya melindas kernet berinisial N hingga tewas di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Bandar Lampung, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Insiden penyelewengan keselamatan tersebut terjadi ketika kendaraan sedang mengantre bahan bakar solar di area SPBU setempat. Korban yang merupakan warga Cilegon, Banten, diduga sedang tertidur di kolong bagian belakang kiri kendaraan sebelum truk bergerak.
Pengemudi yang panik seusai menyadari kematian korban diduga menyeret dan meninggalkan jasad kernet berumur 35 tahun itu di pinggir jalan sebelum melarikan diri ke arah Lampung Selatan. Polisi mengamankan pelaku di kawasan Natar tanpa perlawanan dalam operasi gabungan URC Polsek Natar dan Polsek Labuhan Ratu.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto menjelaskan hasil dari pemeriksaan awal mengenai kronologi insiden tersebut.
"Sopir ini kami amankan hasil kolaborasi dengan URC Polsek Natar dengan Polsek Labuhan Ratu. Saat diamankan, terduga pelaku tidak melakukan perlawanan," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, dilansir detikSumbagsel.
Pihak kepolisian mengungkapkan keberadaan korban yang berada di bawah badan kendaraan sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.
"Pengakuan pelaku, korban ini tidur di kolong truk yang dikemudikan MAS tersebut. Sopir ini diduga tidak menyadari keberadaan sang kernet yang berada tepat di bawah truk, sehingga truknya melindas tubuh korban," ujar Gigih.
Penanganan perkara tersebut kemudian diserahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung untuk penyelidikan dugaan unsur kelalaian pengemudi.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung Ipda Alvira Yunita menegaskan posisi kendaraan saat insiden berlangsung.
"Saat mobil (truk) akan maju untuk mengantre BBM diduga sopir ini tidak mengetahui ada seseorang yang tidur di bagian belakang kiri truk sehingga saat bergerak maju melindas kernetnya sendiri," ujar Ipda Alvira.
Pemeriksaan medis awal pada jenazah korban di rumah sakit umum daerah menemukan bekas luka lebam pada area dada akibat tekanan ban, luka lecet di kening, serta luka di kaki kanan.