BCA Jadwalkan Pencairan Dividen Interim Rp3 Triliun pada September 2026

Share

Pemegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dipastikan akan menerima pencairan dividen interim kuartal III 2026 sebesar Rp3,07 triliun pada 16 September 2026. Keputusan ini disahkan dalam keterangan resmi perseroan pada Rabu (19/8/2026) di Jakarta.

Aksi korporasi ini menjadi pembayaran dividen tahap kedua sepanjang tahun buku 2026, setelah pembagian dividen interim kuartal II diselesaikan pada 26 Juni 2026 lalu.

Berdasarkan rincian jadwal pasar modal, periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 28 Agustus 2026, lalu dilanjutkan cum dividen pasar tunai pada 1 September 2026.

Sementara itu, tanggal ex dividen untuk pasar reguler serta negosiasi dijadwalkan pada 31 Agustus 2026, dan pasar tunai menyusul pada 2 September 2026. Penentuan daftar pemegang saham berhak atau record date dipatok pada 1 September 2026.

Pertumbuhan kinerja perseroan pada semester I 2026 menjadi modal utama kenaikan nilai dividen kali ini, ditopang oleh kenaikan total laba bersih yang menyentuh angka Rp29,5 triliun.

“Nilai dividen interim yang lebih tinggi dari kuartal sebelumnya merupakan cerminan kinerja solid Perseroan pada semester I 2026,” ujar Hendra Lembong, Presiden Direktur BCA.

Penyaluran kredit BCA juga mencatatkan rekor baru dengan menembus angka Rp1.036 triliun atau naik 8,0% secara tahunan (yoy). Kinerja kredit ini disokong oleh pendanaan solid dari dana giro dan tabungan (CASA) sebesar Rp1.082 triliun, yang tumbuh 10,2% yoy.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh dividen interim yang disalurkan sepanjang 2026 akan diakumulasikan sebagai bagian dari dividen final. Ketetapan akhir dividen final tersebut bakal diputuskan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2027 mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BBCA BCA Dividen Interim
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author